Semarak Ramadan 2018

Imam Besar Masjid Istiqlal: Jihad Itu Untuk Menghidupkan Orang, Bukan Mematikan Orang

Imam Besar Masjid Istiqlal K.H Nasaruddin Umar menjadi penceramah sebelum pelaksanaan salat tarawih di Masjid Istiqlal, pada Rabu (16/5/2018).

Imam Besar Masjid Istiqlal: Jihad Itu Untuk Menghidupkan Orang, Bukan Mematikan Orang
Tribunnews.com
Rektor PTIQ dan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof Nasaruddin Umar di acara Khataman Alquran di Masjid Darul Quran Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ) Jakarta, Kamis (30/11/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Umat muslim mulai jalani salat tarawih Ramadan 1439 H pada Rabu (16/5/2018)

Imam Besar Masjid Istiqlal, K.H. Nasaruddin Umar menjadi penceramah sebelum pelaksanaan salat tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (16/5/2018).

Jihad menjadi satu topik yang dibawakan Nasaruddin pada kesempatan itu.

Nasaruddin Makna kata Jihad sering kali disalahartikan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Mari tidak menyia-nyiakan bulan Ramadan ini. Lakukan jihad yang paling kuat adalah melawan diri sendiri," kata Nasaruddin.

(Sambut Ramadan, Mbak Puti Teringat Fatmawati yang Selalu Ajarkan untuk Berbagi)

(Dapat Kardus Paketan Gelap, Warga Kalidami Surabaya Hubungi Gegana Brimob)

Meski tidak menyinggung sejumlah peristiwa bom bunuh diri dan penangkapan terduga teroris dalam ceramahnya, Nassaruddin menjelaskan jihad yang sebenarnya adalah memberikan kemaslahatan bagi manusia.

"Bukan jihad yang aneh-aneh. Jihad itu untuk menghidupkan orang, bukan yang mematikan orang. Kalau mematikan orang artinya jauh dari jihad yang sebenarnya," katanya.

Nassaruddin berharap umat Islam di Indonesia dapat kembali kepada nilai-nilai yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

(Jadwal Piala Dunia Grup A, Laga Empat Tim yang Punya Kekuatan Merata dari Benua Berbeda)

(Di Tengah Ancaman Terorisme, Inilah Makna Ramadan Menurut Gus Ipul)

Termasuk dalam pelaksaan puasa tahun ini, agar tiap-tiap muslim berbenah diri sehingga mendapatkan keberkahan dan setiap amalannya diterima Allah SWT.

"Mari di bulan suci ini kembali ke dalam rel yang sebenarnya," kata Nassaruddin.

 Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Makna Jihad yang Sebenarnya Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal

Penulis: Reporter Warta Kota, Rangga Baskoro

Editor: Choirul Arifin

Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help