Bukan Pertama Kali, Intip Perjalanan Indonesia Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB

Lima negara terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB mulai 1 Januari 2019. Salah satunya Indonesia.

Bukan Pertama Kali, Intip Perjalanan Indonesia Jadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB
AFP PHOTO/DON EMMERT
Dari kiri ke kanan, Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas; Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Lindiwe Sisulu; Menteri Luar Negeri Republik Dominika Miguel Vargas; Menteri Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi, dan Menteri Luar Negeri Belgia Didier Reynders; berpose bersama setelah kelima negara terpilih menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan (DK) PBB periode 2019-2020 pada Jumat (8/6/2018) dalam sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat. 

TRIBUNJATIM.COM - Lima negara terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB mulai 1 Januari 2019.

Keputusan ini diambil dalam pemilihan yang dilakukan oleh Majelis Umum PBB di Markas Besar PBB di New York, Jumat (8/6/2018) waktu setempat.

Kelima negara terpilih tersebut yakni Indonesia, Jerman, Belgia, Afrika Selatan dan Republik Dominika.

Kelima negara tersebut akan menempati posisi sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan untuk masa jabatan selama dua tahun hingga akhir 2020 mendatang.

Baca: Driver Taksi Online Ngaku Tak Kenal Artis Cantik yang Foto Dengannya, Netizen Malah Tebak-tebakan

Melansir dari Reuters.com, Indonesia memperoleh lebih banyak suara dibanding Maladewa untuk satu tempat terakhir yang diperebutkan, sementara empat negara lainnya lolos tanpa perlawanan.

Indonesia akhirnya terpilih setelah unggul dari Maladewa yang hanya memperoleh 46 suara.

Kelima negara yang terpilih itu akan menggantikan anggota tidak tetap Dewan Keamanan yang akan habis masa jabatannya pada akhir 2018, yakni Swedia, Belanda, Etiopia, Bolivia dan Kazakhstan yang menjabat sejak 2017.

Dewan Keamanan PBB terdiri dari lima anggota tetap, yakni AS, Rusia, China, Inggris dan Prancis, serta sepuluh anggota tidak tetap yang menjabat selama dua tahun.

Baca: Wanita Mendadak Lumpuh usai Melahirkan, Bayinya Sampai Meninggal, Kejadian Serupa Pernah Terjadi

Sebelum menjalankan tugasnya, masing-masing negara terpilih akan mendapatkan pelatihan intensif mengenai protokol dan kebiasaan Dewan Keamanan.

Duta besar dari masing-masing negara terpilih akan memimpin dewan untuk jangka waktu satu bulan selama mandat mereka.

Halaman
123
Penulis: Pipin Tri Anjani
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help