Lebaran 2018

Ini Tiga Program Unggulan Museum House of Sampoerna Surabaya saat Libur Lebaran, Yuk ke Sana!

Khusus untuk libur Lebaran tahun ini, museum House of Sampoerna mempunyai tiga program unggulan yang memanjakan wisatawan.

Ini Tiga Program Unggulan Museum House of Sampoerna Surabaya saat Libur Lebaran, Yuk ke Sana!
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Pengunjung saat diarahkan oleh guide museum 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Khusus untuk libur Lebaran tahun ini, museum House of Sampoerna mempunyai tiga program unggulan yang memanjakan wisatawan.

Pertama, Shop Cendera.Mata yang merupakan wadah bagi UMKM Surabaya yang memproduksi karya berupa pakaian dan pernak pernik khas Surabaya.

“Shop ini kami sekmentasikan untuk wisatawan yang memang kebanyakan dari keluarga dan pendatang, dan bisa bawa oleh-oleh dari Surabaya,” beber Manager Marketing House Of Sampoerna, Rani Anggarini, Selasa (19/6/2018).

Kedua Cafe Tanamera, cafe tersebut menjadi andalan fasilitas museum karena menjadi tempat nongkrong bagi wisatawan di sana.

Bus Heritage hingga Theater Pemutaran Film Charlie Chaplin Jadi Favorit di House of Sampoerna )

Selain itu, produk unggulan dari cafe tersebut dimana kopi yang disajikan asli dari Indonesia.

Tidak hanya itu, kopi jenis arabica menjadi unggulan karena sering mengikuti perlombaan di ajang internasional.

Harganya pun bervariatif, untuk minuman sendiri mulai dari harga Rp 35 ribu sedangkan makanan mencapai Rp 45 ribu.

Sedangkan, untuk pendatang ada program Surabaya Heritage Track, dimana wisatawan yang berasal dari luar kota Surabaya, bisa diperkenalkan sejarah Kota Surabaya melalui angkutan bis tersebut.

Libur Lebaran, 800-900 Pengunjung Padati Museum House of Sampoerna Surabaya )

Untuk waktu operasionalnya sendiri, bis tersebut buka tiga kali dalam sehari selama durasi satu jam. Untuk rute sendiri khusus pada libur Lebaran mengelilingi Surabaya Utara.

“Karena di wilayah tersebut banyak warisan budaya, jadi bisa mengenalkan sejarah Kota Surabaya,” terangnya.

Diketahui bis yang disediakan oleh musium tersebut baru pertama kali di Indonesia sebelum kota lain menyediakan angkutan yang mengenalkan sejarah di kotanya.

“Konten sejarahnya sangat kuat di bus ini, jalan-jalan sambil belajar dan biayanya gratis,” pungkasnya.

Di House of Sampoerna Surabaya Bisa Lihat Mayat Berjalan yang Jauh-jauh Datang dari Sulawesi? )

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Edwin Fajerial
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help