Pilgub Jatim 2018

Partisipasi Masyarakat Gresik di Pilgub Jatim Hanya Naik 5 Persen

Partisipasi masyarakat Gresik dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur hanya naik 5 persen dibandingkan pelaksanaan Pilgub 2013.

Partisipasi Masyarakat Gresik di Pilgub Jatim Hanya Naik 5 Persen
SURYA/SUGIYONO
Anggota Pengawas Lapangan Desa di Kecamatan Ujungpangkah, Gresik saat menemukan stiker bergambar pasangan Cagub/Cawagub Jatim dibuang di jalan raya, Senin (25/6/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Partisipasi masyarakat Gresik dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur hanya naik 5 persen dibandingkan pelaksanaan  Pilgub 2013.

Sementara target partisipasi masyarakat pada Pilgub Jatim 2018 sebesar 77 persen, hanya tercapai 68 persen.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik Akhmad Roni mengatakan bahwa partisipasi masyarakat pada Pilgub Jatim 2018 sebesar 68 persen.

"Partisipasi sekitar 68 persen," kata Roni, melalui telepon selulernya dengan singkat, Jumat (29/6/2018).

Baca: Dua Kali Dilaksanakan, Eksotika Bromo Mampu Menyedot Banyak Pengunjung

Sementara, Roni mengatakan bahwa pada 2013 Pilgub Jatim, partisipasi masyarakat Gresik sebanyak 63 persen.

"Target partisipasi masyarakat pada Pilgub Jatim sekitar 77 persen," kata Roni saat acara jalan sehat sosialisasi Pilgub Jatim di Jl Jaksa Agung Suprapto, Gresik, Minggu (8/4/2018).

Baca: Jadi Gubernur Terpilih Versi Quick Count, Khofifah Lakukan Strategi Tekan Angka Urbanisasi

Diketahui, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) calon Pilgub - Cawagub Jatim, KPU Kabupaten Gresik telah menetapkan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Kabupaten Gresik pada 15 Maret 2018 berjumlah 908.540 pemilih.

Yaitu pemilih laki-laki sebanyak 452.488 orang, pemilih perempuan sebanyak 456.052 orang, dengan total TPS sebanyak 2.210 dari 356 kelurahan/desa. (Surya/Sugiyono).

Penulis: Sugiyono
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help