Pakai Jaket Parasut Saat Jogging Ternyata Berdampak Buruk Bagi Kesehatan, Simak Penjelasan Dokter!

Jaket berbahan parasut sering digunakan banyak orang saat berolahraga, terutama ketika lari atau jogging. Namun ternyata hal itu dapat kesehatan, lho!

Pakai Jaket Parasut Saat Jogging Ternyata Berdampak Buruk Bagi Kesehatan, Simak Penjelasan Dokter!
Medical News Today
jogging 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ayu Mufidah KS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Jaket berbahan parasut sering digunakan banyak orang saat berolahraga, terutama lari atau jogging.

Jaket parasut sering disebut-sebut dapat membantu mempercepat pembakaran lemak terutama saat melakukan olahraga lari.

Mitos yang banyak beredar di kalangan masyarakat itu ternyata tidak sepenuhnya benar, lho.

Dokter tim Arema FC, dr Nanang Tri Wahyudi SpKO menjelaskan penggunaan jaket parasut justru sebaiknya dihindari saat sedang melakukan aktivitas lari.

Hal ini karena penggunaan jaket parasut dapat menghambat proses keluarnya panas tubuh saat berlari

"Saat kita lari, panas di tubuh akan keluar. Panas tubuh itu harus dikeluarkan secepatnya. Tapi menjadi terhambat jika menggunakan jaket parasut," ujarnya.

Baca: Tantangan Baru, Tim Sepak Bola di Goa Thailand Sudah Ditemukan, Bagaimana Cara Mengeluarkan Mereka?

Aktivitas berlari di lapangan sepakbola Universitas Muhammadiyah Malang.
Aktivitas berlari di lapangan sepakbola Universitas Muhammadiyah Malang. (TRIBUNJATIM.COM/AYU MUFIDAH KS)

Menurut dokter Nanang, jaket parasut memang banyak digunakan orang saat berolahraga terutama berlari.

Namun sebenarnya, penggunaan jaket parasut lebih sering digunakan oleh orang-orang yang tinggal di daerah sub tropis atau memiliki cuaca dingin.

Hal itu dilakukan untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat saat berolahraga.

Halaman
12
Penulis: Ayu Mufidah Kartika Sari
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help