Digerebek Satpol PP Pasuruan, PSK Lari ke Sawah dan Terjun ke Sungai

PSK berhamburan saat digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/7/2018) siang.

Digerebek Satpol PP Pasuruan, PSK Lari ke Sawah dan Terjun ke Sungai
(Surya/Galih Lintartika)
Petugas Satpol PP Lamongan saat menangkap para PSK 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Delapan perempuan yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) berhamburan saat digerebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/7/2018) siang.

Delapan PSK ini diciduk dari sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan. Namun, sasaran utama razia kali ini berada di wilayah Pasuruan bagian timur.

Dalam razia kali ini, Satpol PP menyisir sejumlah warung remang - remang. Hasilnya pun sangat positif. Namun, kayaknya info razia ini pun bocor . Sehingga, saat petugas datang banyak PSK yang sudah berlarian meninggalkan warung.

Untungnya, petugas dengan cepat berlari mengejar para PSK yang berlari masuk ke area sawah - sawah ini. Bahkan, ada yang nekat menceburkan dirinya ke sungai. Tujuannya , hanya ingin menjauh dari petugas.

Baca: Pria Sidoarjo Tega Jual Istri untuk Layanan Spesial karena Faktor Ini. . .

Apesnya, petugas yang dikira PSK tidak akan mengejar masuk ke sungai justru ikut masuk ke sungai. PSK yang mayoritas tidak bisa berenang langsung ditangkap dan dibawa naik ke atas.

Kasatpol PP Yudha Tri Widya Sasongko mengatakan, razia ini berlandaskan laporan dari masyarakat yang kesal dengan keberadaan PSK yang menjajakan diri di warung rujak yang berubah menjadi warung remang- remang.

"Karena itu, kami amankan mereka. Kami tangkap mereka dan gerebek mereka. Saat ini kedelapan PSK sedang kami periksa dan data di Kantor," katanya.

Baca: Harga Telur Tembus Rp 28.000 per Kilogram di Tulunggung Lebih Mahal Dibanding Saat Lebaran

Dia menjelaskan, dalam pemeriksaan kesehatan sementara, dari delapan, ada satu PSK yang positif mengidap Hiv aids. Kata dia, satu PSK yang positif HIV AIDS akan diserahkan ke Dinkes untuk karantina lebih lanjut.

Sedangkan, yang tidak positif HIV AIDS akan diserahkan ke Dinsos untuk penanganan lebih lanjut.

"Kami akan terus lakukan razia agar prostitusi di Kabupaten Pasuruan semakin berkurang," pungkas dia. (lih)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved