Memprihatinkan, Gaji Guru Honorer di Kediri Hanya Rp 200 Ribu

Gaji guru honorer di Kediri hanya Rp 200 ribu, benar-benar sangat memprihatinkan sekali.

Memprihatinkan, Gaji Guru Honorer di Kediri Hanya Rp 200 Ribu
surya/Hanif Manshuri
Aksi massa guru honorer katagori dan non katagori. Dengan berbagai luapan hatinya dituangkan di spanduk dan karton rentang. Mereka takut nikah karena gajinya kecil, Selasa (2/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kondisi gaji guru honorer yang ada di Kabupaten Kediri ternyata sangat memprihatinkan. Karena honor pegawai honorer itu ada di kisaran Rp 200.000 - Rp 500.000 per bulan.

"Teman-teman guru honorer itu gajinya antara Rp 200.000 sampai Rp 500.000 per bulan. Dulu pernah ada insentif, sekarang sudah dihapus," ungkap Susilo Setya Nugroho, Sekjen Forum Honorer K2 (FHK2) Kabupaten Kediri, Rabu (3/10/2018).

Menurut Susilo, sebelumnya para guru honorer pernah menerima insentif sebesar Rp 350.000 dari pemerintah pusat, kemudian insentif itu sekarang telah dipotong. Sehingga saat ini tidak ada lagi insentif yang diterima.

Ikut Aksi Demo untuk Tuntut Haknya, Guru Honorer di Kediri Terima Ancaman dan Intimidasi

Susilo sendiri yang menjadi guru di SMPN Semen, gaji yang diterimanya setiap bulan hanya Rp 275.000. Sehingga untuk menutupi kebutuhannya punya sambilan pekerjaan lainnya.

Meski guru honorer hanya mendapatkan honor yang sangat minimalis, namun para tenaga honorer itu dapat bertahan serta dapat memenuhi kebutuhannya.

"Guru honorer ini cerdas-cerdas, buktinya dengan gaji minim mereka dapat membuat rumah, beternak ayam dan punya tempat kos," katanya.

Susilo sendiri selain mengajar menjadi guru honorer memiliki usaha ternak ayam, video shoting, tempat kos dan cetak foto yang mempekerjakan belasan pekerja.

Gara-gara Kunci, Lima Arloji Bermerk Senilai Puluhan Juta Milik Warga Kota Malang Raib

Guru lainnya malahan punya keahlian bercocok tanam untuk mencukupi kebutuhannya. "Meski jadi guru honorer anaknya juga kuliah. Malahan sudah banyak anak didiknya sekarang telah lebih dulu menjadi PNS," tegas Susilo.

Sementara Sukadi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri saat dikonfirmasi terkait tuntutan kesejahteraan berupa insentif bagi para guru honorer sangat rasional.

"Semua orang yang bekerja khan mengharapkan kesejahteraan. Mudah-mudahan anggota dewan ikut merumuskan aturan pemerintah daerah dapat membantu tenaga honorer," ucapnya.

Sedangkan bentuknya masih belum ditentukan, namun tujuannya kesejahteraannya honorer meningkat. (Didik Mashudi)

Gus Ipul: Ratna Sarumpaet Layak Masuk Penjara

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help