Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Bansos Ternak Jember Rp 33 Miliar, Kajati Jatim Ikut Turun Langsung

Kajati Jatim ikut turun langsung, untuk mengusut tuntas dugaan korupsi Dana Bansos Ternak Jember sebesar Rp 33 miliar.

Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Bansos Ternak Jember Rp 33 Miliar, Kajati Jatim Ikut Turun Langsung
Ilustrasi korupsi 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Jaksa Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jatim terus menelisik perkara dugaan korupsi dana hibah bantuan sosial ternak di Kabupaten Jember tahun 2015.

Sebelumnya kasus ini telah menjerat Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni, mantan Sekretaris Kabupaten Jember Sugiarto, dan mantan Kabag Keuangan Pemkab Jember Ita Poeri sebagai terdakwa dan tersangka. Ketiganya sudah ditahan.

Dana hibah Bansos ternak bersumber dana APBD Jember tahun 2015 sebesar Rp 33 miliar.

Berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terdapat 158 kelompok penerima dana hibah yang tidak memberikan laporan pertanggungjawaban.

"Masih terus berjalan, dan yang terakhir penetapan dua tersangka itu (Sugiarto dan Ita Poeri). Tidak berhenti, kalau ada bukti baru, minimal ada dua alat bukti pasti kami tindaklanjuti," ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim Sunarta, kepada awak media di Kantor Kejari Jember, Kamis (4/10/2018) sore.

BREAKING NEWS - Diperiksa KPK 11 Jam, Wali Kota Pasuruan Langsung Murung, Lalu Dibawa ke Jakarta

Dia mengakui perkara yang awalnya disidik oleh jaksa Kejari Jember itu akhirnya ditangani oleh jaksa Kejati Jatim.

"Untuk pemberkasan lebih lanjut, saya belum mendapatkan laporan. Pastinya kalau ada pihak-pihak lain yang terlibat tentu harus mempertanggungjawabkannya," tegas Sunarta.

Jaksa juga sudah memeriksa sejumlah saksi antara lain Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaidi, juga mantan Bupati Jember MZA Djalal. Jaksa juga meminta keterangan dari sejumlah pengelola kelompok penerima dana hibah itu.

Wali Kota Pasuruan Kena OTT KPK, Begini Tanggapan Serius Gubernur Jatim Pakde Karwo

Sementara itu, pada Selasa (2/10/2018) lalu, jaksa penuntut umum telah menuntut Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni dengan tuntutan pidana tiga tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider dua bulan kurungan. Persidangan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

JPU juga menuntut kepada Thoif membayar uang pengganti sebesar Rp 90 juta. Terkait uang pengganti itu, Thoif sudah menitipkan uang pengganti kerugian sebesar Rp 90 juta itu.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jember, Herdian Rahadi juga menyebut, JPU menuntut supaya majelis hakim mencabut hak politik Thoif selama dua tahun. (Sri Wahyunik)

Baru Delapan Hari Jadi Bupati Bangkalan, Ra Latif Langsung Copot Dirut RSUD Syamrabu

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved