Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Jelang Kontrak Mal Alun-alun Kota Malang Berakhir, Pengamat Nilai Wacana Sentra UMKM Sangat Positif

Pemkot Malang membuat wacana cukup menarik jelang berakhirnya masa kontrak Mal Alun-alun Kota Malang.

Penulis: Alfi Syhari Ramadana | Editor: Dwi Prastika
Istimewa
Saifullah Yusuf berkesempatan menilik UMKM Keripik Samiler Ibu-ibu kawasan eks Lokalisasi Dolly pada Rabu (24/1/2018) 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemkot Malang membuat wacana cukup menarik jelang berakhirnya masa kontrak Mal Alun-alun Kota Malang.

Wacana yang diapungkan adalah dengan menjadikan Mal Alun-alun tersebut menjadi sentra bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Malang.

Opsi tersebut dinilai sangat positif dan bisa menjadi hal yang bagus untuk pemerintah Kota Malang.

Hal itu seperti disampaikan oleh Pengamat Ekonomi Universitas Brawijaya, Malang, Dias Sastra.

Kontrak akan segera Habis, Pemkot Malang Siap Kelola Mal Alun-alun

Ia menilai bahwa kebijakan tersebut akan sangat bagus untuk bisa menjadi pengembangan ekonomi mikro di Kota Malang.

"Kalau dilihat gini rasio di Kota Malang sangat tinggi. Hal itu memperlihatkan ketimpangan pembangunan yang cukup tinggi. Untuk itu, wacana ini bisa menjadi terobosan yang bagus untuk pengembangan sektor ekonomi mikro," terangnya, Senin (8/10/2018).

Pasca Penggeledahan KPK di Pendopo Malang, Rendra Kresna Mundur dari Ketua DPW Nasdem Jatim

Diikuti Sejumlah Negara, South East Asian Hockey Indoor Challange akan Digelar di Kota Malang

Lebih lanjut, Dias Sastra menambahkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pengelola nantinya jika memang wacana sentra UMKM itu benar-benar digulirkan. Salah satunya adalah terkait pengelolaan yang harus benar-benar profesional.

"Pengelolaan harus benar-benar dimaksimalkan. Jangan sampai justru nanti malah kelihatan kumuh karena pengelolaan tidak profesional. Selain itu, lokasi tersebut juga nantinya tidak hanya untuk etalase produk hasil UMKM saja, tetapi juga bisa untuk produk hasil kesenian yang ada di Kota Malang," imbuhnya.

Cerita Kiper Persebaya Ditantang Suporter di Lapangan Kanjuruhan Saat Laga Lawan Arema FC

Selain itu, ia juga menyebut bahwa untuk produk UMKM yang nantinya masuk ke display harus diseleksi sesuai kualitas.

Hal itu demi benar-benar menunjukkan bahwa produk UMKM yang ada di tempat tersebut nantinya merupakan produk terbaik.

"Nantinya untuk wisatawan yang berkunjung ke Malang juga bisa diarahkan ke lokasi tersebut. Sehingga hal itu bisa meningkatkan perekonomian bagi sektor UMKM di Kota Malang," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved