Alat PJU Tenaga Surya Sarangan - Cemorosewu Banyak Hilang, Jalan Gelap Rawan Kecelakaan

Jalan Sarangan - Cemorosewu Magetan Jawa Timur sepanjang kurang lebih enam kilometer, yang berkelok kelok naik turun itu bila malam hari sangat gelap

Alat PJU Tenaga Surya Sarangan - Cemorosewu Banyak Hilang, Jalan Gelap Rawan Kecelakaan
SURYA/DONI PRASETYO
Bus wisata yang masuk jurang karena tak kuat menanjak saat akan menuju Telaga Sarangan, di Magetan, Minggu (22/4/2018). 

 TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Jalan Sarangan - Cemorosewu Magetan Jawa Timur sepanjang kurang lebih enam kilometer, yang berkelok kelok naik turun itu bila malam hari sangat gelap. Akibatnya di jalan itu rawan kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas).

Kondisi ini setelah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya, hampir seluruhnya rusak, karena pencatu daya berupa aki, hilang dari tempatnya. Bahkan beberapa diantaranya cell suryanya juga tidak terlihat di tiang PJU.

"Kalau mau ke Solo lewat jalan alternatif Sarangan - Cemorosewu jangan pilih waktu malam hari. Karena kondisi jalannya, bila malam hari sangat gelap. Belum lagi kalau embun turun semakin gelap dan sulit melihat jalan," kata Joko Suprayitno pengemudi Netral Rental yang sering membawa penumpang ke Bandara Adi Sumarmo, Solo kepada TribunJatim.com, Selasa (23/10/2018).

Habis Rp 303 Triliun, China Resmi Operasikan Jembatan Terpanjang di Dunia Sepanjang 55 Kilometer

Kondisi gelap ini, tambah Joko, sudah berlangsung lebih tiga bulan ini. Padahal sebelumnya, jalan sepanjang enam kilometer itu bila malam hari tidak gelap seperti sekarang ini, karena sepanjang jalur itu terpasang PJU.

"Waktu masih ada PJU malam hari pun saya lewat jalur Sarangan - Cemorosewu berani, karena jalan diterangi PJU anti kabut. Tapi sekarang kalau lewat di jalur itu, paling malam sebelum mahgrib," ujar warga Dusun Jetis, Desa/Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan ini pada TribunJatim.com.

Dikatakannya, bila sampai musim hujan PJU di sepanjang jalur Sarangan - Cemorosewu itu PJU belum diperbaiki, dipastikan jalan itu sangat berbahaya bila malam hari bersamaan turunnya hujan.

"Pengendara yang belum pernah melintas di jalur jalan Sarangan - Cemorosewu, jangan lewat dimalam hari, apalagi kalau nanti musim penghujan. Selain gelap, kondisi jalannya juga licin," katanya pada TribunJatim.com.

Beberapa Menit Sebelum Jamal Khashoggi Dibunuh, Pangeran Muhammad bin Salman Ajukan Tawaran Terakhir

Kepala Bidang (Kabid) PJU dan Peralatan Laboratorium Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (DPU PR) Kabupaten Magetan Elmy Kurnianto membenarkan bayaknya PJU tenaga surya yang rusak karena sejumlah komponen vital PJU cell itu hilang.

"Kami sudah memberi tanda stiker kuning, sebagai tanda PJU itu rusak. Karena itu aset Dinas Perhubungan Pemprov Jatim, kami tidak bisa berbuat banyak, selain melaporkan kondisi itu,"kata Elmy kepada Surya, Selasa (23/10/2018).

ni Reaksi Masyarakat atas Tilang Rp 500.000 Bagi Pelanggar Parkir Sembarangan

Menurut Elmy, PJU bantuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada Pemkab Magetan sebanyak 45 unit di pasang di jalan desa di Kabupaten Magetan, atau wilayah desa dibawah Sarangan.

"Ada beberapa PJU tenaga surya yang rusak itu sudah diganti dengan PJU led yang model baru mirip lampu kabut mercuri, tapi nyala lebih terang dan hemat listrik. Rencananya PJU cell yang rusak itu akan kami ganti PJU led, masih nunggu anggaran dan izin Pemprov Jatim,"pungkas Elmy Kunianto.(Doni Prasetyo/TribunJatim.com)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved