Kejari Pasuruan Musnahkan Barang Bukti Senilai 1 Miliar dari Berbagai Kasus Sepanjang Tahun 2018 

Ribuan barang bukti seharga Rp 1 miliar dari beberapa macam jenis kasus pelanggaran pidana dimusnahkan.

Kejari Pasuruan Musnahkan Barang Bukti Senilai 1 Miliar dari Berbagai Kasus Sepanjang Tahun 2018 
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Pemusnahan barang bukti tindak pidana yang dilakukan di Kejari Kabupaten Pasuruan, Selasa (30/10/2018) siang. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan memusnahkan barang bukti tindak pidana umum (pidum) dan pidana khusus (pidsus) selama periode tahun 2018, di area Gor Raci Kabupaten Pasuruan, Selasa (30/10/2018) siang.

Ribuan barang bukti seharga Rp 1 miliar dari beberapa macam jenis kasus pelanggaran pidana dimusnahkan.

Rinciannya ganja 20 gram, sabu-sabu 274, 81 gram, pil double L 9430 butir, ponsel 136 buah, uang palsu (upal) 647 lembar, dan rokok tanpa cukai 46.180 bungkus.

Dalam kesempatan ini, pemusnahan langsung dipimpin Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Sunarta, didampingi Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, Kajari Pasuruan M Nuh Noor, dan sejumlah staf lainnya.

Link Live Streaming Persipura Vs Persebaya Surabaya Pukul 13.30 WIB Ada di Bawah ini

Kepada Surya, Kajati menjelaskan, pemusnahan barang bukti senilai Rp 1 miliar lebih ini sudah atas persetujuan dan kesepakatan bersama, termasuk dari Pengadilan Negeri (PN) Bangil.

"Ini barang bukti milik pelaku kejahatan atau pelanggar aturan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau incraht. Makanya, kami musnahkan hari ini," kata Sunarta.

Ia menjelaskan, dalam hal ini, pihaknya sangat menyanyangkan banyaknya rokok yang tanpa cukai ada di Pasuruan.

Sekadar diketahui, Pasuruan adalah kabupaten terbesar yang menghasilkan pajak rokok terbesar di Indonesia.

Kalahkan PSM Makassar 3-0, Gomes Antarkan Madura United Kalahkan Pemuncak Klasemen Liga 1 Dua Kali

"Nah, kalau ini dibiarkan, bukan hanya Pasuruan yang merugi, tapi negara pun juga akan rugi. Kenapa, karena banyak rokok yang beredar tanpa cukai, ini jelas melanggar ketentuan dan merugikan," tambahnya.

Sunarta menjelaskan jika pihak penegak hukum tidak akan segan untuk menangkap para pelanggar.

"Kami akan tindak lanjuti. Semoga semua pihak bisa sadar dengan hukum dan tidak berurusan dengan hukum seperti ini lagi," pungkas dia.

Curi Ponsel dan Lukai Korbannya, 2 Begal di Tuban Dibekuk Polres Tuban

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved