Rumah Politik Jatim

Jelang Pemilu 2019, Komisi I DPR RI Beri Pengawasan Khusus di Jatim Terkait Penyebaran Radikalisme

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Satya Widya Yudha memberikan perhatian kepada Jawa Timur terkait ancaman radikalisasi jelang Pemilu 2019

Jelang Pemilu 2019, Komisi I DPR RI Beri Pengawasan Khusus di Jatim Terkait Penyebaran Radikalisme
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Satya Widya Yudha 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Satya Widya Yudha memberikan perhatian kepada Jawa Timur terkait ancaman radikalisasi jelang Pemilu 2019.

Pasalnya menurut Yudha, Jatim termasuk daerah yang rawan penyebaran radikalisme'>paham radikalisme.

Menurutnya, hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa ancaman terorisme yang telah terjadi.

"Penemuan BIN, perguruan tinggi terkemuka di Jatim juga mulai tertular paham tersebut," kata Yudha, Senin (5/11/2018).

Jalani Sidang Lanjutan di PN Surabaya, Anggota Preman Sakram Sempat Bantah Keterangan Saksi

Politisi dari partai Golkar ini mengatakan, radikalisme dalam Pemilu 2019 sangat berbahaya karena bisa membenturkan masyarakat dalam aspek ideologi, suku, dan agama.

"Misalkan kalau calonnya tidak beragama islam tidak layak dipilih, itu kan sudah mencampuradukkan paham demokrasi dengan paham aliran yang sempit," lanjutnya.

Untuk itu, Komisi I yang membawahi Pertahanan, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika, serta Intelijen mempunyai program deradikalisasi.

"Itu masuk kedalam kewenangan Komisi I (DPR RI) dan kami bersama panglima TNI dan Kemenhan mencoba mengantisipasi mengenai menyebarnya paham-paham radikalisme," tambah Yudha.

Selain itu melalui UU anti terorisme, Komisi I DPR RI memberi kewenangan penuh kepada Polri melalui BNPT untuk menanggulangi penyebaran radikalisasi tersebut.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Bandingkan Angka Partisipasi Pemilu Jaman Soeharto dengan Sekarang

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved