Rumah Politik Jatim

Ahmad Dhani Tersangka, Belum Hadirkan Saksi Ahli: Polda Jatim: Dia Sudah Janji Dua Minggu

Penyidik Subdit V Siber Direktorat Kriminal Khusus (Ditrreskrimsus) Polda Jawa Timur memberi batas tegang waktu selama dua pekan terhadap Ahmad Dhan

Ahmad Dhani Tersangka, Belum Hadirkan Saksi Ahli: Polda Jatim: Dia Sudah Janji Dua Minggu
Surya/Mohammad Romadoni
Ahmad Dhani bersama kuasa hukumnya berada di ruang tunggu Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyidik Subdit V Siber Direktorat Kriminal Khusus (Ditrreskrimsus) Polda Jawa Timur memberi batas tegang waktu selama dua pekan terhadap Ahmad Dhani untuk menghadirkan saksi ahli.

Ahmad Dhani berserta penasehat hukumnya Aldwin Rahardian Megantara menyodorkan kepada penyidik yaitu saksi ahli, terkait kasus pencemaran nama baik yang menjeratnya sebagai tersangka.

Namun hingga saat ini, Kamis (8/11/2018), Ahmad Dhani belum menghadirkan saksi ahli sesuai rekomendasinya.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan pihaknya telah memberi batas waktu selama dua pekan untuk menghadirkan saksi ahli ITE, ahli pidana dan ahli bahasa.

"Janji yang bersangkutan menghadirkan saksi ahli dua minggu tapi sampai sekarang belum datang," ujar Barung di Mapolda Jatim, Kamis (8/11/2018).

Polda Jatim Akan Limpahkan Berkas Perkara Ahmad Dhani Ke Pihak Kejaksaan

Barung menjelaskan kedatangan saksi ahli versi Ahmad Dhani untuk dilampirkan dalam berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tentang kasus pencemaran nama baik. Apabila yang bersangkutan tidak kunjung menghadirkan saksi ahli hingga batas waktu terlewati, maka pihaknya akan menambah paling lambat dua hari.

"Besok terakhir AD (Ahmad Dhani) menghadirkan saksi, jika tidak kami memberikan tambahan waktu selama dua hari hingga Minggu, (11/11)," ungkapnya.

Sebelumnya, Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus perkara pencemaran nama baik terhadap Banser.

Dhani terbukti melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) 2016 pasal 27 ayat 3 terkait pencemaran nama baik ancaman hukuman pidana penjara empat tahun.

Gelar Konser di Jakarta Malam Ini, Berikut Sejumlah Fakta Tentang Guns N Roses yang Perlu Diketahui

Dia datang memenuhi panggilan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik di Mapolda Jatim, Kamis (25/10/2018) kemarin.

Adapun tim ahli versi Ahmad Dhani yaitu:

1. Ahli hukum Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Teguh Arifiyadi Kasubdit Penyidikan dan Penindakan Kementerian Kominfo RI.

2. Ahli hukum pidana Dr Abdul Chair Ramadhan akademisi Fakultas Hukum Universitas Islam As-Syafiiyah.

3. Ahli Bahasa Bidang Lingusistik Forensik Dr. Andika Dutha Bachari Akdemisi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. (don/TribunJatim.com)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved