Tertimbun Daun Kering dan Jerami, 5 Motor Diduga Hasil Curian di Pasuruan Ditemukan Polisi

Sepeda motor itu ditemukan dalam kondisi tertimbun daun kering dan jerami yang sangat banyak.

Tertimbun Daun Kering dan Jerami, 5 Motor Diduga Hasil Curian di Pasuruan Ditemukan Polisi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM
Satreskrim Polres Pasuruan Kota menemukan lima sepeda motor tanpa nopol dan dua rangka sepeda motor tak bertuan di area hutan yang ada di Dusun Sumbersuko, Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Rabu (14/11/2018) siang. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan Kota dikejutkan dengan penemuan lima unit sepeda motor tanpa nopol dan dua rangka sepeda motor tak bertuan di area hutan yang ada di Dusun Sumbersuko, Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Rabu (14/11/2018) siang.

Sepeda motor itu ditemukan dalam kondisi tertimbun daun kering dan jerami yang sangat banyak.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Slamet Santoso menjelaskan, penemuan ini bermula saat anggota jajarannya sedang memburu pelaku begal yang melukai Ulfa Wiranata (24) warga Watulumbung, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan.

Saat itu, Ulfa dipepet oleh dua orang tak dikenal yang membawa senjata tajam (sajam) dan diancam akan dilukai jika tidak menyerahkan sepeda motor Honda Vario 125, Nopol W 3538 JQ miliknya.

Gelar Aksi Demo di Depan Grahadi, FSPI Tuntut Pemprov Jatim Selesaikan Disparitas Upah Pekerja

Karena ketakutan, koban akhirnya menyerahkan sepeda motornya ke kedua pelaku ini. Selanjutnya, korban melapor ke polisi dan pihaknya langsung menindaklanjutinya.

"Saat kami kembangkan, kami dapatkan informasi kalau mereka bersembunyi di hutan itu. Makanya kami cari, tapi saat kami lakukan pencarian, kami curiga dengan gundukan jerami dan daun kering. Begitu kami buka, akhirnya kami ketahui kalau ternyata ada yang disembunyikan di sana," kata AKP Slamet Santoso.

Kemudian, pihaknya membawa semua motor dan rangka dari lokasi temuan dan melakukan pemeriksaan.

Ikut Tinjau Proyek MERR Bersama Risma, KPK Sampaikan Pandangannya Tentang Kota Surabaya

Ternyata , hasil dari pengecekan ini sangat mencengangkan dengan menemukan semua sepeda motor hasil kejahatan jalanan alias begal.

Kemungkinan besar, ini motor milik para begal hasil dari membegal korbannya.

"Ini sedang kami kembangkan. Kami akan cari tahu korbannya siapa dan rencananya akan kami kembalikan sepeda motor mereka. Kami akan kembalikan motor ini ke para pemiliknya, tapi jika kami butuhkan suatu saat bisa dikembalikan," papar dia.

Sempat Molor 2 Bulan, Proyek MERR Surabaya Disebut Risma Akan Selesai Akhir Tahun 2018 ini

Dijelaskan AKP Slamet Santoso, pihaknya menduga ini merupakan sepeda motor para pelaku begal yang baru saja mendapatkan sasaran.

Jadi, kemungkinan besar, habis melakukan begal, mereka menyimpan motor kejahatan di hutan dengan ditutupi daun kering.

"Lebih detailnya masih kami kembangkan. Mudah-mudahan kami bisa mengungkap semua kasus kejahatan begal. Data yang kami temukan ini akan kami tindak lanjuti lebih dalam," pungkas dia.

Air Terjun Sedudo Jadi Hitam, Kepala BPBD Nganjuk Ungkap Sebabnya: Kemungkinan Masih Terjadi Lagi

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved