Rumah Politik Jatim

Pengamat Politik UB Sebut Langkah Jokowi Sapa Warga Muhammadiyah di Lamongan dan Sidoarjo

Kunjungan Presiden RI, Jokowi ke kedua tempat di Jatim yaitu di Universitas Muhammadiyah Lamongan dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo,

Pengamat Politik UB Sebut Langkah Jokowi Sapa Warga Muhammadiyah di Lamongan dan Sidoarjo
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM
Jokowi membuka Muktamar XXI Ikatan Pelajar Muhammadiyah bertemakan "Meneguhkan Karya Nyata, Mendorong Generasi Berkemajuan" di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Senin (19/11/2018). 

 Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kunjungan Presiden RI, Jokowi ke kedua tempat di Jatim yaitu di Universitas Muhammadiyah Lamongan dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, dinilai pengamat politik Universitas Brawijaya, Wawan Sobari merupakan langkah awal untuk meraih simpati warga Muhammadiyah.

Wawan menilai kunjungan tersebut, sangat dibutuhkan, apalagi jumlah warga Muhammadiyah di dua pertemuan tersebut cukup besar.

"Kalau Jokowi ke NU itu biasa, karena sudah jelas Cawapresnya mantan Rais Aam PBNU. Kalau ke Muhammadiyah ini perlu karena selama ini tidak terlalu dirangkul," kata Wawan

Wawan melanjutkan, membangun image dikalangan Muhammadiyah sangat penting karena menunjukkan Jokowi tidak hanya dekat dengan NU tapi juga Muhammadiyah.

Pecatan Tentara Ini Suka Gadaikan Mobil Sewaan, Selalu Tampil Pakai Seragam Polisi

Terkait peluang Jokowi untuk menarik dukungan di tengah warga Muhammadiyah sendiri, menurut Wawan masih sangat besar.

Walaupun memang partai yang kerap diafiliasikan dengan Muhammadiyah yaitu PAN mendukung pesaing Jokowi yaitu Prabowo-Sandi.

"Kalau PAN garis partainya memang ke Muhammadiyah, tapi warga Muhammadiyah tidak selalu ke PAN, ada juga yang ke partai lain," lanjutnya.

Jokowi Sapa Warga Muhammadiyah, Pengamat Politik Unair: Elit Muhammadiyah Sangat Terbuka

Apalagi Jokowi menurut Wawan juga membuat cerminan politik yang sangat cair dalam pemerintahannya dengan menempatkan orang Muhammadiyah di dalam kabinetnya.

"Dalam kabinet Pak Jokowi juga ada Prof Muhadjir Effendy, dan bagaimanapun itu sangat berperan pada penerimaan Pak Jokowi di kalangan Muhammadiyah," lanjutnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved