Soal Upaya Bongkar SDN Wadungasri, DPRD Sidoarjo: Jangan Sampai Urusan Internal Ganggu Pendidikan

Upaya pembongkaran proyek pembangunan SDN Wadungasri oleh orang yang mengaku pendana bahan bangunan mendapat respons dari DPRD Sidoarjo.

Soal Upaya Bongkar SDN Wadungasri, DPRD Sidoarjo: Jangan Sampai Urusan Internal Ganggu Pendidikan
TRIBUNJATIM/M TAUFIK
Beberapa orang membongkar proyek sekolah di SDN Wadungasri Sidoarjo, Rabu (28/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO  - Peristiwa upaya pembongkaran proyek pembangunan gedung SDN Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo oleh orang yang mengaku sebagai pendana dan supplier bahan bangunan mendapat respons dari DPRD Sidoarjo.

Menurut Ketua DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan, jika ternyata peristiwa itu merupakan buntut dari persoalan internal pihak kontraktor, pihaknya berharap urusan itu segera diselesaikan secara internal.

"Kalau urusan internal, kontraktor harus bertanggung jawab menyelesaikan urusan itu. Jangan sampai persoalan internal mereka malah mengganggu kepentingan pembangunan," kata Wawan, panggilan Sullamul Hadi Nurmawan, Minggu (2/11/2018).

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Ajak Warga Dukung Raisya di Ajang Indonesian Idol Junior 2018

Begini Tingkah Kocak Member BTOB saat Changsub Berpidato Kemenangan di Melon Music Awards 2018

Apalagi proyek pembangunan yang dipersoalkan itu adalah pembangunan gedung sekolah.

"Sehingga, jika itu bermasalah jelas akan berdampak pada dunia pendidikan. Jangan sampai urusan internal kontraktor malah berpengaruh ke dunia pendidikan," tandas politisi PKB tersebut.

Hal serupa disampaikan anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, Tarkit Erdianto.

Menurutnya, kontraktor tetap berkewajiban melanjutkan pembangunan sekolah itu sampai tuntas sebagaimana ketentuan.

Program Kapolresta Sidoarjo AKBP Zain Dwi Nugroho, Digitalisasi hingga Peningkatan Etika Pelayanan

"Spesifikasi dan waktu yang ditargetkan juga harus dipenuhi. Tentang urusan internal mereka, yakni persoalan dengan pihak perdana atau supplier bahan bangunan itu tanggung jawab kontraktor sendiri untuk menyelesaikannya," tegas kader PDIP asal Semambung ini.

Jika diperlukan, dirinya juga berharap pemerintah yang terkait dengan proyek ini mengambil tindakan tegas, agar persoalan yang terjadi itu tidak sampai menganggu target pembangunan, khususnya pembangunan di bidang pendidikan.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo, Asrofi mengatakan, persoalan tersebut merupakan tanggung jawab kontraktor atau perusahaan yang memenangkan lelangnya.

Pasangan Crazy Rich Surabayan Dikabarkan Lakukan Pemberkatan di Klenteng Sidoarjo

Calum Scott Nyanyi di Pernikahan Crazy Rich Surabayan, Sempat Bilang Sulit Sebelum Tampil, Mengapa?

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved