Fakta Baru, Playboy Kampus Surabaya Pernah Minta Video Ibu Pacarnya Tanpa Busana, Akhirnya Diputusin

"Korban tidak terima perlakuan mantan kekasihnya (Yusuf) itu. Apalagi diminta video ibu korban tanpa busana, sehingga melaporkannya ke Polda Jatim"

Fakta Baru, Playboy Kampus Surabaya Pernah Minta Video Ibu Pacarnya Tanpa Busana, Akhirnya Diputusin
SURYA.CO.ID/M ROMADONI
Fakta-fakta perilaku playboy kampus Surabaya mengelabui enam mahasiswi untuk video call tanpa busana 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim terus melakukan penyidikan terhadap M Yusuf (23), tersangka penyebar foto dan video vulgar mantan pacarnya di website dewasa dan media sosial.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Harissandi menjelaskan, hasil penyidikan sementara terungkap bahwa tersangka pernah meminta untuk membuat video ibu satu di antara korban berpose tanpa busana.

Hal itulah yang membuat korban marah sehingga memutuskan hubungannya dengan tersangka, yang dikenal sebagai playboy kampus Surabaya.

"Korban tidak terima perlakuan mantan kekasihnya itu. Apalagi diminta video ibu korban tanpa busana, sehingga melaporkannya ke Polda Jatim" ungkapnya kepada Surya  (grup TribunJatim.com) di Mapolda Jatim, Jumat (7/12/2018).

Harissandi mengatakan perbuatan tersangka sudah dilakukan sejak tahun 2013.

"Tersangka menjalin hubungan asmara berpacaran dengan korban selama lima tahun," jelasnya.

Sosok Yusuf Menurut Pihak Unair, Mahasiswa Asal Gresik yang Sebar Foto Vulgar Mantan Pacarnya

Tersangka M Yusuf mengaku pernah meminta untuk merekam adegan ibu korban tanpa busana.

Namun, korban menolak kemauan tersangka.

"Mungkin dia (korban) marah saat saya minta itu jadi dilaporkan," aku Yusuf.

Yusuf mengaku terinspirasi meminta membuat video ibu korban saat telanjang dari tayangan video porno di situs dewasa.

"Fantasi lihat video porno pasangan muda dan tua, jadi penasaran," ujarnya. (don)

Pengakuan Yusuf, Mahasiswa Surabaya yang Paksa Pacar Video Call Tanpa Busana & Sebar Foto ke Medsos

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved