Mengintip Kegiatan Sugiarto, Pegiat Konservasi Hulu Sungai di Pasuruan yang Sabet Banyak Penghargaan

Sugiarto merupakan pendiri Sanggar Indonesia Hijau (Si Hijau) di Dusun Selowinangun, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Mengintip Kegiatan Sugiarto, Pegiat Konservasi Hulu Sungai di Pasuruan yang Sabet Banyak Penghargaan
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Kegiatan bersih - bersih sungai yang dilakukan Sugiarto, Pegiat Konservasi Kawasan Hulu Sungai Dusun Selowinangun, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Sugiarto merupakan pendiri Sanggar Indonesia Hijau (Si Hijau) di Dusun Selowinangun, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Dia kembali mendapatkan penghargaan dari Kementrian PUPR dalam kategori Komunitas Masyarakat Peduli Sungai (KMPS).

Kali ini, Si Hijau berhasil menduduki juara ketiga tingkat nasional dari lombanya para juara.

Prestasi ini bukan yang pertama kalinya diraih pria yang akrab disapa Sugik ini.

(Maia Estianty Berlibur Susul El Rumi Tanpa Irwan Mussry, Pesannya untuk Sang Suami Jadi Sorotan)

(Furry Setya Mas Pur Menikah, Intip Resepsi Pernikahannya, Para Pemain Tukang Ojek Pengkolan Kumpul)

Dari catatan penulis, Sugik, pernah menyabet sejumlah penghargaan bergengsi seperti anugerah Kalpataru tahun 2011, Juara II Nasional sebagai penyuluh kehutanan swadaya masyarakat, juara II pelestari fungsi Lingkungan Hidup (LH) Provinsi Jawa Timur, dan masih banyak lainnya.

Sugik merupakan sosok yang peduli akan lingkungan. Penghargaan yang baru saja diperoleh Sugik dan timnya adalah penghargaan yang fokus akan konservasi kawasan hulu sungai.

Ia dan timnya bekerja keras menjaga kelestarian air khususnya sebagai sumber kehidupan.

"Hampir semua makhluk hidup khususnya manusia sangat membutuhkan air. Bahkan ada sebagian orang yang menggantungkan hidupnya dari air. bisa perikanan, dan lainnya. Jadi air ini harus dijaga. Apa yang dijaga ya sungainya ini," kata dia.

Membahas soal air, tidak bisa hanya berbicara, hulu, hilir dan tengah karena semuanya harus dijaga.

Makanya, Sugik pelan - pelan mengajak masyarakat umum, mahasiswa perusahan dan pemerintah untuk ikut menjaga lingkungan, khususnya menyelamatkan sumber air di Pasuruan.

(Bunuh Selingkuhan Istrinya, Ali, Pria di Kediri Kini Pasrah Terima Hukuman)

(90 Ahli Gizi Jatim Upgrade Pengetahuan Bareng Soyjoy, Bahas Diabetes Mellitus dan Camilan yang Cocok)

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved