Jembatan Bambu Penghubung Desa Bareng dan Jelu Bojonegoro Rusak usai Diterjang Banjir

Sebuah jembatan penghubung Dusun Jepon, Desa Bareng dan Dusun Jerukpecel, Desa Jelu, rusak usai diterjang banjir bandang.

Jembatan Bambu Penghubung Desa Bareng dan Jelu Bojonegoro Rusak usai Diterjang Banjir
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Jembatan penghubung Desa Bareng dan Jelu, Ngasem, Bojonegoro, rusak usai diterjang banjir bandang, Minggu (16/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Sebuah jembatan penghubung Dusun Jepon, Desa Bareng dan Dusun Jerukpecel, Desa Jelu, rusak usai diterjang banjir bandang.

Jembatan yang terbuat dari anyaman bambu tersebut memiliki panjang sekitar 23 meter dan lebar 2 meter.

Sedangkan jarak jembatan dengan dasar sungai sekitar 9 meter.

Gara-gara Minyak Goreng, Rumah di Bojonegoro Ludes Dilalap Api, Pemilik Alami Luka Bakar

Yein Lovelyz Ungkap Alasan Pilih Eunkwang BTOB Jadi Pasangan Pernikahan Virtualnya

Akibatnya, puluhan warga terisolir karena jembatan tidak bisa digunakan.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Nadif Ulfia mengatakan, setelah petugas mendapatkan laporan, petugas kemudian datang ke lokasi untuk melakukan penilaian (assessment).

Hasilnya, ada 43 KK yang terdampak atas jembatan yang rusak atau nyaris putus tersebut.

Mobil di Jalan Jatirogo-Bojonegoro Dihantam Tronton Hingga Terguling, Dua Orang Tewas

Wabup Bojonegoro, Budi Irawanto ungkap Penderita HIV Aids di Bojonegoro Mencapai 300 Orang

"Yang terdampak 30 KK warga Desa Bareng dan 13 KK warga Desa Jelu, kejadiannya Minggu (16/12/2018) kemarin," ujar Nadif Ulfia saat dikonfirmasi Surya (TribunJatim.com Network), Senin (17/12/2018).

Dia juga mengatakan, hujan deras membuat aliran sungai meluap dan membawa ranting-ranting bambu.

Lalu, ranting-ranting itu mengenai penyangga jembatan hingga mengakibatkan sebagian penyangga putus karena tidak mampu menahan beban.

Sehari sebelum Kedatangan Surya Paloh, Ponpes Langitan Tuban Keluarkan Maklumat, Berikut Isinya

Dikebut, Sebelum Tahun Baru Seluruh PKL Eks Alun-alun Lamongan Bisa Tempati Pusat PKL Andansari

"Ya penyangga jembatan tidak mampu menahan luapan sungai yang membawa ranting bambu, hingga jembatan nyaris putus," terangnya.

Atas kejadian tersebut, Ulfia mengharap warga berhati-hati dan waspada, mengingat kondisi jembatan dalam kondisi tidak baik.

Dia juga meminta agar pihak terkait segera melakukan perbaikan, agar warga tidak terisolir.

"Warga diharap berhati-hati, dan semoga jembatan segera ditangani," harap Plt Kepala Pelaksana BPBD tersebut. (M Sudarsono)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved