Kepala Dinsos Gresik Ganti Kuasa Hukum Hadapi Sidang Kasus Korupsi, Tim Advokat Tak Diberi Tahu

Fajar Trilaksana & rekan diganti dari tim penasehat hukum tersangka dugaan kasus korupsi yang menjerat Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Jairrudin

Kepala Dinsos Gresik Ganti Kuasa Hukum Hadapi Sidang Kasus Korupsi, Tim Advokat Tak Diberi Tahu
SURYA/SUGIYONO
Tim advokat Fajar Trilaksana & rekan menunjukkan pelepasan surat kuasa di Kantor Kejaksaan Negeri Gresik, Rabu (26/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Fajar Trilaksana & rekan diganti dari tim penasehat hukum tersangka dugaan kasus korupsi yang menjerat Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Jairrudin.

Menanggapi hal ini, tim Fajar Trilaksana mengaku akan melaporkam ke dewan kehormatan profesi.

Achemat Yunus, perwakilan Fajar Trilaksana & rekan mengatakan, klien Jairruddin telah mengganti kuasa hukum tanpa pemberitahuan sejak 11 Desember 2018 ke penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik.

Baru diketahui melalui pemberitahuan tim Pidsus Kejari Gresik bahwa ada pergantian kuasa hukum dari klien Jairruddin yang terjerat dugaan korupsi saat tugas di Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kabupaten Gresik pada anggaran 2017.

(Dituding Melakukan Praktik Pengaturan Skor, PSMP Mojokerto akan Ajukan Banding)

(Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Malang Raih Akreditasi A)

"Setelah mendapat kabar itu, kita langsung ke rutan Medaeng untuk mendengar langsung dari klien kita. Ternyata, beliau Pak Jairruddin menyatakan memutus pendamping perkara yang menjeratnya," kata Yunus, usai dari Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, Rabu (26/12/2018).

Dari surat pergantian kuasa hukum yang masuk ke Kantor Kejari Gresik pada 11 Desember 2018 tanpa ada pemberitahuan, pihak tim Fajar Trilaksana & rekan melaporkan ke dewan kehormatan profesi advokat.

"Kita ingin tahu, apakah ini ada pelanggan kode etik atau tidak," imbuhnya.

Sebab selama ini, tim Fajar Trilaksana & rekan mengaku telah berusaha semaksimal mungkin untuk membantu menggunakan hak-hak sebagai tersangka terduga korupsi di Dispora Kabupaten Gresik.

"Kita sudah maksimal menggunakan hak-hak klien sebagai tersangka. Kita sudah ajukan penangguhan penahanan," katanya.

(Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Malang Raih Akreditasi A)

(Polda Jatim Gagalkan WNA Malaysia Selundupkan Sabu-sabu di Bandara Juanda)

Humas Kejaksaan Negeri Gresik Bayu Probo Sutopo juga mengatakan, pergantian kuasa hukum ini jugabelum dikoordinasikan tersangka Jairruddin ke kasi Pidsus.

"Belum kordinasi dengan kasi pidsus terkait pergantian kuasa hukum. Itu hak klien untuk mengganti kuasa hukumnya. Tapi tetap harus ada kordinasi," kata Bayu.

Jairruddin, mantan Kepala Dispora Kabupaten Gresik ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pada anggaran daerah tahun 2017. Total kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 103.390.811.

Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan tersangka Jairuddin diduga korupsi dari tiga kegiatan, car free day, paskibraka dan kegiatan Gowes Pesona Nusantra pada 2017.

Reporter: Surya/Sugiyono.

(Dituding Melakukan Praktik Pengaturan Skor, PSMP Mojokerto akan Ajukan Banding)

(Jalin Kerjasama, Lanud Abd Saleh Malang ingin Win-win Solution)

Penulis: Sugiyono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved