Kasus Korupsi Pengadaan Komputer Dindik Kota Madiun Berjalan Setahun, Polisi Tunggu Audit BPKP

Kasus Korupsi Pengadaan Komputer Dindik Kota Madiun Berjalan Setahun, Polisi Tunggu Audit BPKP.

Kasus Korupsi Pengadaan Komputer Dindik Kota Madiun Berjalan Setahun, Polisi Tunggu Audit BPKP
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Tim Penyidik Unit Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Madiun Kota, memeriksa sejumlah pegawai Pemkot Madiun . 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Sudah hampir genap setahun, Polres Madiun Kota menyelidiki kasus dugaan korupsi pengadaan komputer untuk SD dan SMP negeri di Kota Madiun, pada 2016-2017.

Meski sudah memeriksa puluhan saksi, mulai dari kepala sekolah, pegawai dan pejabat Dinas Pendidikan Kota Madiun, pejabat dan staf Bappeda, hingga saksi ahli, kasus mega proyek pengadaan komputer belum ada titik terang.

Kasus yang ditangani oleh Tim Penyidik Unit Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Madiun Kota, sejak Maret 2018, ini seolah jalan di tempat.

Kostrad Para Rider 501 Bajra Yudha Madiun Juarai Lomba Gerak Jalan Pleton Beranting

Hingga kini, polisi belum juga menaikkan status kasus tersebut ke penyidikan.

Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Suharyono, beralasan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil audit investigasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Masih lidik, masih menentukan kerugian negara," kata Kasatreskrim Polres Madiun Kota, AKP Suharyono, ketika dikonfirmasi, Kamis (3/1/2019) pagi.

Dia mengatakan, lamanya penanganan kasus ini hingga hampir setahun dikarenakan banyaknya saksi yang dimintai keterangan, serta pencarian barang bukti, guna menemukan fakta hukum.

Ada Car Free Night Saat Malam Tahun Baru di Madiun, Hindari Jalan Pahlawan hingga Jalan Agus Salim

"Kalau belum ada data mau apa, kita ini kan berbicara harus ada fakta hukumnya," katanya.

Seperti diketahui, Dinas Pendidikan Kota Madiun, menyelenggarakan program komputerisasi dalam bentuk pengadaan komputer mini PC, untuk 14 SMP negeri di Kota Madiun pada 2016 dengan nilai anggaran sekira Rp 11 miliar.

Kemudian pada 2017, Dinas Pendidikan Kota Madiun kembali melakukan pengadaan komputer untuk 56 Sekolah Dasar (SD) negeri di Kota Madiun, dengan nilai anggaran sekira Rp 16 miliar.

Masing-masing sekolah menerima pengadaan komputer mini PC sebanyak 15-20 unit per sekolah.

Dalam dua kali pengadaan tersebut, diduga dikorupsi, hingga menyebabkan kerugian negara.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved