Rumah Politik Jatim

MK Sebut Tak Ada Aturan yang Dilanggar Yusril Ihza Mahendra karena Nyaleg dan Jadi Pengacara Oesman

Juru bicara Mahkamah Konstitusi (MK), Nalom Kurniawan, menilai tidak aturan yang dilanggar oleh Yusril Ihza Mahendra saat menjadi pengacara Oesman.

MK Sebut Tak Ada Aturan yang Dilanggar Yusril Ihza Mahendra karena Nyaleg dan Jadi Pengacara Oesman
SURYA/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, memberikan sambutan pada acara "Konsolidasi Partai dan Pemantapan Caleg Se-Jatim" di Surabaya, Sabtu (24/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Juru bicara Mahkamah Konstitusi (MK), Nalom Kurniawan, menilai tidak aturan yang dilanggar oleh Yusril Ihza Mahendra saat menjadi penasihat hukum Oesman Sapta Oedang (OSO).

Status Yusril Ihza Mahendra, yang kini sebagai calon legislatif (caleg) dari Partai Bulan Bintang di daerah pemilihan DKI Jakarta III, sempat dipersoalkan oleh Komisi Pemilihan Umum ketika menangani perkara OSO.

"Itu persoalan etik saja. Tapi, tidak ada aturan yang dilanggar (oleh Yusril)," kata Nalom saat menemani Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman di Universitas Brawijaya Malang, Sabtu (5/1/2019).

KPU Persoalkan Caleg Pengacara, Yusril Ihza Mahendra: Saya Lebih Memilih Tetap Menjadi Advokat

Ia mengatakan, tidak ada aturan yang melarang seorang penasihat hukum (advokat) menjalankan profesinya.

Menurut Nalom Kurniawan, profesi advokat berbeda dengan aparatur sipil negara (ASN), TNI dan Polri yang harus netral selama Pemilu.

"Beda lagi jika nanti terpilih. Dia harus berhenti," katanya.

Nalom Kurniawna menambahkan, persoalan Yusril Ihza Mahendra kali ini lebih kepada etika.

Karenanya, ia menyarankan agar Yusril Ihza Mahendra menghentikan praktek advokat selama menyandang status caleg.

"Kalau dia sudah nyaleg ya, supaya tidak conflict of interest, seharusnya sudahlah istirahat dulu praktek advokatnya," pungkasnya.

Diketahui, Yusril Ihza Mahendra tercantum dalam daftar pengacara Oesman Sapta Odang yang sedang berselisih dengan KPU terkait pencalonannya sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Begini Tanggapan MS Kaban Soal Desakan Agar Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Ketum PBB

Yusril Ihza Mahendra Didesak Mundur dari Ketua Umum Partai Bulan Bintang

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved