Sakit Hati, Warga Lumajang Aniaya Tetangga, Gara-garanya ini

Anggota Polsek Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menangkap Rustam (33) warga Dusun Sumbersari Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo,

Sakit Hati, Warga Lumajang Aniaya Tetangga, Gara-garanya ini
Today Online
Ilustrasi penangkapan 

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Anggota Polsek Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menangkap Rustam (33) warga Dusun Sumbersari Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo, Rabu (9/1/2019).

Polisi menangkap Rustam karena diduga menganiaya M Fahmi Ishaqi (19), yang tidak lain tetangganya sendiri.

Penganiayaan itu dilatar belakangi rasa sakit hati. Rustam merasa sakit hati dan marah kepada Fahmi, setelah mengetahui pengakuan istri Rustam jika sang istri pernah disetubuhi Fahmi. Istrinya mengaku dipaksa oleh Fahmi. Mendengar cerita itu, Rustam dendam dan marah.

Sampai akhirnya Rustam melihat Fahmi di rumah seorang tetangganya. Rustam langsung mendatangi rumah tersebut. Dia sempat merusak pintu rumah tersebut, dan langsung menghajar Fahmi yang ada di ruang tamu.

Rustam menghajar Fahmi memakai tangan kosong sampai membuat Fahmi terluka di pelipis dan mata kiri. Penganiayaan itu dihentikan oleh warga sekitar. Kasus itu pun dilaporkan ke Mapolsek Pronojiwo.

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, mengaku menyayangkan peristiwa yang terjadi di wilayah hokum Polsek Pronojiwo itu.

Dikontrak Selama Setahun, Milomir Seslija Ditarget Bisa Juara Piala Indonesia dan Masuk Tiga Besar

Terluka, Ikan Lumba-lumba Terdampar di Pantai Serang Blitar

Vanessa Angel di Mata Mayang Sang Adik yang Mengaku Sempat Syok, Beri Dukungan dan Doa

“Saya sangat memahami perasaan dari tersangka, di mana ia sangat emosi setelah mengetahui istrinya pernah diajak untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Namun demikian, seharusnya hal tersebut diserahkan kepada pihak yang berwenang. Karena negara kita adalah negara hukum, sudah sepatutnya segala permasalahan diselesaikan dengan jalur hukum, bukan dengan main hakim sendiri seperti itu,” tegas Arsal kepada Tribunjatim.com, Rabu (9/1/2019).

Atas kejadian tersebut, Rustam dijerat pasal Pasal 351 (1) KUHP tentang penganiayaan. Tersangka sendiri diancam dengan pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan. (Sri Wahyunik/TribunJatim.com).

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved