Rumah Politik Jatim

Djoko Santoso Sebut Prabowo Subianto Bisa Saja Mundur, TKD Jatim: Itu Suatu Bentuk Kepanikan

Ketua BPN Koalisi Indonesia Adil Makmur, Djoko Santoso sempat mengatakan, Prabowo Subianto akan mundur jika ada potensi kecurangan di Pilpres 2019

Djoko Santoso Sebut Prabowo Subianto Bisa Saja Mundur, TKD Jatim: Itu Suatu Bentuk Kepanikan
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM
Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk Jokowi-Maruf Amin, Machfud Arifin. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Badan Pemenangan Nasional Koalisi Indonesia Adil Makmur, Djoko Santoso sempat mengatakan, Prabowo Subianto akan mundur jika ada potensi kecurangan dalam Pilpres 2019.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin turut angkat bicara.

Menurut Machfud, pernyataan Djoko tersebut adalah suatu bentuk kepanikan.

Hal ini mengingat hasil rilis dari berbagai lembaga survei yang menyebut, Paslon Capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf lebih unggul dibandingkan Paslon Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

(Persebaya Tunggu Kedatangan Dua Striker Barunya Asal Afrika dan Amerika Latin)

(Antisipasi Serangan DBD, RSUD Jombang Berburu Stok Trombosit ke Luar Daerah)

Mantan Kapolda Jatim menilai, pernyataan tersebut dilontarkan Djoko sebagai upaya delegitemasi pihak penyelenggara pemilu dalam hal ini adalah KPU.

"Contoh lainnya ya hoax 7 kontainer surat suara yang katanya sudah dicoblos itu, mereka panik," ucapnya, Senin (14/1/2019).

Machfud pun mengajak kubu Prabowo-Sandi agar bertanding secara sportif saja.

Jikalau memang ada yang kurang tepat dari penyelenggaraan pemilu oleh KPU agar bisa dibahas dan diluruskan bersama-sama.

"Design mereka itu nanti kalau kalah tidak mau menerima dan ngomong kalau dicurangi. Ini kan bentuk kepanikan karena mungkin sudah terlalu jauh elektabilitasnya dari Pak Jokowi," pungkas Machfud.

(Antisipasi Serangan DBD, RSUD Jombang Berburu Stok Trombosit ke Luar Daerah)

(Demi Beri Kejutan Lamaran ke Irish Bella, Ammar Zoni Sampai Akting Marah-marah di Depan Kekasih)

Seperti diberitakan sebelumnya Djoko Santoso menyampaikan, Prabowo Subianto akan mengundurkan diri jika terdapat potensi kecurangan dalam Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Djoko Santoso dalam pidatonya saat menghadiri acara #Bising (Bincang Asik dan Penting) oleh Gerakan Milenial Indonesia (GMI) di Kota Malang, Minggu (13/1/2019).

Salah satu potensi kecurangan dalam Pemilu 2019 adalah diperbolehkannya penyandang disabilitas mental atau tuna grahita untuk menggunakan hak pilihnya.

"Karena memang ini sudah luar biasa. Masak orang gila suruh nyoblos," kata Djoko.

"Tuhan saja tidak memberi tanggung jawab kepada orang gila. Masak kami memberi tanggung jawab nyoblos," imbuhnya.

(Negosiasi Alot, Persebaya Surabaya Pastikan Tak Gaet Osvaldo Haay Pada Musim 2019 Ini)

(Longsor dan Kebakaran di TPA Supit Urang Jadi Penyebab Kota Malang Gagal Raih Adipura Kencana)

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved