Kurangi Macet di Jalan Bandung Kota Malang, 650 Siswa MAN 2 Tinggal di Mahad
Dari 1000 siswa MAN 2 Jl Bandung, 650 siswa di antaranya memilih tinggal di mahad.Hal ini dinilai Budi Widodo, Humas MAN 2 membantu mengurangi macet
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Anugrah Fitra Nurani
TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN - Dari 1000 siswa MAN 2 Jl Bandung, 650 siswa di antaranya memilih tinggal di mahad.
Hal ini dinilai Budi Widodo, Humas MAN 2 juga membantu mengurangi kemacetan.
"65 persen tinggal di mahad," kata dia pada suryamalang.com terpisah.
MAN 2 berniat mengoperasionalkan mahad baru yang bisa menampung 100 orang lagi.
(Terobosan BP2D, Warga Kota Malang Dapat Melakukan Pembayaran PBB Perkotaan di Awal Tahun 2019)
(Gagas Ide Atasi Banjir Sungai Citarum, Mahasiswa Teknik Pengairan UB Sabet Juara 1)
Niat utama MAN 2 ialah memfasilitasi seluruh siswa MAN 2 untuk masuk mahad. Sehingga tak perlu ada lagi aksi antar jemput siswa yang dinilai jadi faktor utama kemacetan di Jalan Bandung.
Sementara kendaraan karyawan dan guru juga dimasukkan areal sekolah.
Semua kendaraan masuk sini," katanya.
Dibanding TK/BA, MIN dan MTs Negeri 1, lahan MAN 2 terbilang punya areal luas.
Sutiaji akan mengkaji ujicoba drop off selama sebulan agar bisa mengetahui efektifitasnya.
Walikota juga meminta satu titik penyeberangan yaitu di depan MTsN. Tidak seperti sekarang, titik penyeberangan ada di tiap sekolah.
(Wakil Wali Kota Malang Resmikan Lomba Futsal antar SMP/MTs se Malang Raya dengan Kick Off)
(Billy Syahputra & Pengacara Kriss Hatta, Indra Tarigan, Hampir Adu Jotos di Pagi-Pagi Pasti Happy)
"Dampaknya ya tiap ada yang menyeberang, otomatis kendaraan berhenti. Kemudian berhenti lagi jika ada yang menyeberang dari depan sekolah," tambah Budi.
Hal itu juga dinilai menyumbang kemacetan. terlebih saat volume kendaraan sedang banyak.
Reporter: Surya/Sylvianita Widyawati
(Wakil Wali Kota Malang Resmikan Lomba Futsal antar SMP/MTs se Malang Raya dengan Kick Off)
(Gagas Ide Atasi Banjir Sungai Citarum, Mahasiswa Teknik Pengairan UB Sabet Juara 1)