Minimalisir Terjadinya Kecelakaan, Komunitas Gresik Sumpek Tandai 50 Jalan Berlubang di Gresik

Kali ini Komunitas Gresik Sumpek (GS) melakukan penyemprotan untuk menandai jalan yang berlubang di Kota Pudak.

Minimalisir Terjadinya Kecelakaan, Komunitas Gresik Sumpek Tandai 50 Jalan Berlubang di Gresik
ISTIMEWA
Komunitas Gresik Sumpek (GS) menyemprot jalan berlubang, Jum'at (25/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Jalan berlubang di Gresik kembali mendapat sorotan.

Kali ini Komunitas Gresik Sumpek (GS) melakukan penyemprotan untuk menandai jalan yang berlubang di Kota Pudak.

Komunitas yang diikuti hampir 400 ribu pengikut di media sosial Facebook itu sejak Kamis (25/1/2019) malam, melakukan aksi semprot jalan berlubang sejak pukul 21.00 WIB.

Dipimpin oleh ketua Komunitas Gresik Sumpek Warsito Elem bergegas menuju lokasi yang telah ditentukan.

Sebanyak empat kaleng pylox berwarna putih yang telah disiapkan selalu habis.

Pencurian Motor di Gresik, Hendak Antar Istri ke Pasar, Motor Iqbal Hilang di dalam Kos

Pada Jum'at (25/1/2019) malam, mereka menyemprot jalan di mulai dari jalan Dr Wahidin S H tepatnya depan Masjid Agung Gresik sampai Bunder, hingga ke arah utara Jalan K H Syafi’i (sekitaran lokasi Suci), dan terakhir di Jalan Raya Sukomulyo, tepatnya di daerah Jembatan Tenger. Aksi ini merupakan lanjutan hari yang ke dua kalinya, Sebelumnya menyisir ke daerah Banjarsari sampai Morowudi Gresik.

"Lebih dari 50 lubang yang sudah di tandai, pylox sampai kurang," ujar Cak War, sapaan akrabnya, Sabtu (26/1/2019).

Hendak Salip Truk Trailer di Manyar Gresik, Pemuda Asal Kelurahan Lumpur Tewas Terlindas

Pihaknya, tidak peduli status jalan baik, Jalan Nasional, Jalan Provinsi maupun Jalan Kabupaten karena ingin mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dijalan tidak sampai menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

“Dalam aksi ini kami berharap ada respon cepat dari dinas atau pihak terkait untuk segera menindaklanjuti agar tidak ada jatuhnya korban laka lantas akibat jalan yang berlubang," tambahnya.

Dan kegiatan ini akan terus berlanjut untuk meminimalisasir jatuhnya korban.

"Nanti malam lanjut lagi," pungkasnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved