Rumah Politik Jatim

Di Malang, JKSN Doakan Jokowi Lancar di Debat Pilpres Kedua Lawan Prabowo

jamaah Muslimat dan jaringan kiai santri di sela acara Deklarasi JKSN di wilayah Malang Raya, Minggu (10/2/2019).

Di Malang,  JKSN Doakan Jokowi Lancar di Debat Pilpres Kedua Lawan Prabowo
(Surya/Fatimatuz zahroh)
Ketua Dewan Pengarah JKSN Khofifah Indar Parawansa saat memberikan pengarahan di depan ribuan jamaah acara istighosan dan deklarasi JKSN Malang Raya untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf, di GOR Ken Arok, Malang, Minggu (10/2/2019). Fatimatuz zahroh 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Jelang debat publik kedua Pilpres 2019 pada 17 Februari 2019 mendatang, Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) mendoakan pasangan calon presiden Joko Widodo bisa tampil maksimal.

Doa itu dipanjatkan bersama ribuan jamaah Muslimat dan jaringan kiai santri di sela acara Deklarasi JKSN di wilayah Malang Raya, Minggu (10/2/2019).

Kiai Asep Syaifuddin Chalim selaku Ketua Dewan Pembina JKSN memimpin doa tersebut dan mengharap agar Jokowi yang bisa diberikan ketangkasan dan kemudahan dalam menjawab pertanyaan pada panelis.

"Masih akan ada empat kali debat dalam Pilpres. Yang terdekat tanggal 17 Februari mendatang, kita doakan setiap debat Pak Jokowi dan nanti Kiai Ma'ruf bisa menang mutlak, supaya beliau diberikan kemudahan, ketangkasan," kata Kiai Asep diaminkan oleh ribuan jamaah.

Sebagaimana diketahui di debat kedua, Jokowi akan berhadapan langsung dengan Prabowo dalam menjawab pertanyaan panelis tanpa didampingi masing-masing calon wakil presiden.

Dikatakan Kiai Asep, perjuangan memenangkan Jokowi-Ma'ruf tak lain dilakukan agar aswajah di Indonesia bisa terus berkibar.

Asas khilafah, ikhwanul muslimin ditegaskan Kiai Asep tidak boleh ada di Indonesia. Dasar negara selain pancasila dan bukan aswaja hanya akan membuat keributan di Indonesia.

"Mereka yang suka mengkafirkan orang lain jangan sampai ada di Indonesia," tegas Kiai Asep.

BREAKING NEWS: Dua Wisatawan Asal Jombang Tewas Akibat Tenggelam di Pantai Payangan Jember

Tampilkan Permainan Menyerang, Arema FC Kirim Teror Ke Gawang Timnas U-22 Tanpa Henti

Sambil Menangis, Siswa SMP Pegang Kerah Baju Guru di Gresik Bacakan Surat Permintaan Maaf

Kiai yang merupakan pengasuh dari Pondok Pesantren Ammanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu kemudian memimpin jamaah yang tergabung dalam jaringan kiai santri Malang Raya itu untuk membaca hizbul ijabah.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pengarah JKSN Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa Jokowi sudah membuktikan perjuangan keras untuk negara. Mulai kepemilikan blok mahakam, blok rokan, menjadi milik Indonesia.

"Apa yang disampaikan Kiai Asep tentang Pak Jokowi menjadikan BBM satu harga secara nasional itu bukan hal yang sederhana," kata Khofifah kepada Tribunjatim.com.

Selama ini harga BBM di Indonesia belum pernah satu harga. Namun sekarang harga BBM di Jawa dengan di tengah pegunungan Papua harganya sudah sama. Itu adalah hal yang dilakukan Jokowi.

Tidak hanya itu, Khofifah juga menegaskan bahwa yang penting saat ini juga adalah tentang mempertahankan ahlussunnah wal jamaah.

"NU punya saham besar dalam kemerdekaan Indonesia, dipelopori oleh Kiai Wahab Chasbullah, Kiai Hasyim Asyari. Kemana mereka yang meneriakkan khilafah saat itu," kata Khofifah. (fz/fatimatuz zahroh/TribunJatim.com).

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved