Berharap Layanan Warga Makin Cepat, Tri Rismaharini Ganti Kepala Dispendukcapil

Pemerintah kota Surabaya, melantik Agus Imam Sonhaji, sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) baru.

Berharap Layanan Warga Makin Cepat, Tri Rismaharini Ganti Kepala Dispendukcapil
SURYA/PIPIT MAULIDIYA
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini Lantik sejumlah staff pemkot Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah kota Surabaya, melantik Agus Imam Sonhaji, sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) baru.

Pelantikan matan Kepala Dinas Kominfo Surabaya itu, seiring dengan harapan baru Pemkot Surabaya agar pelayanan Dispendukcapil semakin baik.

"Selama ini hampir 50 persen aku yang take offer kendalikan khusus Dispendukcapil. Aku berharap layanan lebih mudah, kalau perlu masyarakat gak perlu nunggu, managemen juga lebih bagus," kata Wali Kota Tri Rismaharini usai pelantikan, Senin (11/2/2019).

Risma melanjutkan ingin layanan Dispendukcapil tidak mengecewakan masyarakat yang sudah datang.

(BREAKING NEWS :Persinga Ngawi Vs Persebaya Surabaya Digelar 16 Februari di Stadion Gelora Bung Tomo)

(TRAFFIC REPORT: Langit Jalan Gubernur Suryo Surabaya Mendung, Persiapkan Jas Hujan)

Saat ini Pemkot Surabaya setiap Minggu masih harus ke Jakarta untuk mengambil blanko eKTP. Mengingat tersedianya blanko kurang sesuai dengan kebutuhan.

Risma menyebut tidak punya pilihan lain, karena setiap warga negara berhak memiliki KTP dan KSK.

"Harus jelas misalnya masalahnya apa (pengurusan eKTP dan berkas lainnya) kok ditolak? Jangan sampai orang berulang-ulang datang. Sebetulnya bisa dibuat sistem untuk mempercepat sehingga masyarakat nggak perlu bolak-balik, kalau perlu ada call center," tambahnya.

Kepala Dispendukcapil sebelumnya, yakni Suharto Wardoyo bertugas sebagai Staf Ahli Walikota Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan.

Pelantikan kedua kepala dinas itu berlangsung di lantai 2 kantor Balai Kota Surabaya, bersama dengan 53 staff lainnya.

Di antaranya lurah, camat, dan staff pemkot Surabaya.

(Ahmad Dhani Tulis Surat Saat di Rutan Medaeng, Pertanyakan Dibui Selama 30 Hari, Ini Isi Suratnya)

(Selain Gus Ipul dan Wali Kota Risma, Khofifah Harus Intens Berkomunikasi dengan Pakde Karwo)

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved