Kampung di Surabaya Jadi Ujung Tombak Pengawasan Orang Asing

Kepala Kantor Imigrasi Khusus TPA 1 Surabaya Barlian meminta partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasi keberadaan orang asing atau WNA di kampungnya

Kampung di Surabaya Jadi Ujung Tombak Pengawasan Orang Asing
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Tujuh Warga Negara Asing asal India dan Mesir ditahan sementara oleh Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya, Jumat (2/11/2018) 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepala Kantor Imigrasi Khusus TPA 1 Surabaya Barlian meminta partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasi keberadaan orang asing atau WNA di kampungnya. Sebab, warga di kampung menjadi ujung tombak pengawan mereka.

"Peran serta aktif masyarakat di kampung yang kami harapkan. Mereka yang tahu situasi kampungnya saat ada orang asing di sekitar mereka. Laporkan ke kelurahan, kecamatan atau petugas lain," kata Barlian kepada Tribunjatim.com.

Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) juga beranggotakan lurah, camat, dan petugas TNI Polisi. Tidak perlu menggantungkan Timpora ini untuk mengawasi keberadan orang asing. Warga bisa berperan membantu Timpora.

Selama 2018 Kantor Imigrasi Surabaya Amankan 62 WNA Langgar Keimigrasian, 5 Orang Kena Pro Justitia

Inilah Video Detik-detik Keranda Mayat warga Gresik Dihanyutkan ke Sungai

Usai Dilantik Jadi Gubernur Jatim, Khofifah Kunjungi KPK & BPK Lancarkan Good & Cleaner Governance

Muh Yunus, Camat Sawahan, yang hadir dalam pertemuan Timpora Kota Surabaya akan meminta warganya ikut berperan aktif.

"Namun yang perlu mendapat perhatian serius adalah perumahan. Bukan kampung. Satpam atau pengurus perumahan harus peka dan mengawasi warga perumahan. WNA biasanya tinggal di perumahan," kata Yunus kepada Tribunjatim.com. (Faiq/TribunJatim.com).

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved