Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pasar Pragaan Sumenep, Jaksa akan Hadirkan 7 Saksi

Sidang lanjutan dugaan korupsi proyek pembangunan pasar Pragaan, dengan terdakwa Baburrahman dan Koko Andriyanto sudah digelar pada Kamis, (7/2/2019)

Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pasar Pragaan Sumenep, Jaksa akan Hadirkan 7 Saksi
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDS SYAHBANA
Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep di Jl KH. Mansyur No. 54/Ali Hafidz Syahbana 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Sidang lanjutan dugaan korupsi proyek pembangunan pasar Pragaan, dengan terdakwa Baburrahman dan Koko Andriyanto sudah digelar pada Kamis, (7/2/2019) lalu.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Herpin Hadad.

Untuk sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali menghadirkan 7 orang saksi.

"lima orang dari Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) dan dua orang dari bendahara pengeluaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep dan bendahara pengeluaran dari BPKAD," katanya. Selasa, (12/2/2019).

(Terbukti Korupsi Dana Desa, Kades di Gresik Dihukum Setahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta)

(Sidang Paripurna DPRD Sumenep Batal ke-6 Kalinya, Wakil Ketua Soroti Vakumnya Badan Kehormatan)

5 PPHP yang dimaksdu antara lain, Siti Munawaroh, Ali Fahmi, Noviana Citrayanti, Didik Prayitno serta Abdul Karim.

Sementara Disperindag ada Asyikurrahman, dan Sekretaris BPKAD Sumenep yakni Drs. Suud.

Dalam persidangan, kelima saksi dari PPHP memberikan keterangan terkait tugas dan fungsi sebagai pejabat penerima hasil pekerjaan.

"Dalam penjelasannya mereka mengaku sudah melakukan pengecekan ke lokasi proyek sebanyak tiga kali yang dihadiri terdakwa Baburrahman dan Koko Andriyanto," ucap Herpin.

Selain kedua terdakwa lanjutnya, juga dihadiri PPK, PPTK, serta Staf dari CV Madura Energi yaitu saksi Trio Novantro.

(Sempat Ricuh Usai Sidang Ahmad Dhani di PN Surabaya, Dipicu Emosi Kuasa Hukum Dihadang Kejaksaan)

(Sidang Paripurna DPRD Sumenep Batal ke-6 Kalinya, Wakil Ketua Soroti Vakumnya Badan Kehormatan)

Sebelumnya, sejumlah saksi telah dihadirkan oleh Jaksa.

Mereka terdiri dari beberapa pejabat pemerintahan, mulai dari Kepala Disperindag Sumenep (Sayiful Rahman) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPKo) Agus Eka, PPTK Heni Yulianto dan Pokja 1 Idham dan Agus Heriyawan.

Untuk diketahui, pekerjaan fisik proyek Pasar Pragaan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2014 Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep.

Nilai kontraknya mencapai Rp 2.456.456.000.

Dalam praktiknya pekerjaan fisik tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, volume dan RAB yang tercantum dalam kontrak, sehingga menyebabkan kerugian negara hingga Rp 676.857.499,53.

Reporter: Tribunmadura.com, Ali Hafidz Syahbana

(KPU Kabupaten Sampang Belum Terima Surat Suara Pemilu 2019, Syamsul Muarif: Insyaallah Minggu ini)

(Hanya Dihadiri 16 Orang, Sidang Paripurna DPRD Sumenep Gagal Digelar untuk Keenam Kalinya)

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved