Terbukti Korupsi Dana Desa, Kades di Gresik Dihukum Setahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta

Terdakwa Samsul Huda (48), Kepala Desa (Kades) Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik divonis majelis hakim tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Terbukti Korupsi Dana Desa, Kades di Gresik Dihukum Setahun Penjara dan Denda Rp 50 Juta
ISTIMEWA
DITAHAN - Terdakwa Samsul Huda, Kepala Desa (Kades) Segoromadu, Kecamatan Kebomas, saat dibawa ke mobil tahanan Kejari Gresik menuju rumah tahanan, Kamis (11/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Terdakwa Samsul Huda (48), Kepala Desa (Kades) Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik divonis majelis hakim tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya dengan hukuman selama satu tahun penjara.

Dari keterangan Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Andrie Dwi Subianto mengatakan, dari putusan hakim Pengadilan Tipikor Surabaya yang dipimpin Wiwin Arodawanti menyebutkan terdakwa Samsul Huda sebagai Kades Segoromadu Kecamatan Kebomas terbukti bersalah.

"Terdakwa terbukti melanggar Pasal 3 Undang-undang Korupsi. Mengadili, menjatuhi hukuman selama satu tahun penjara. Denda Rp 50 Juta, subsider kurungan satu bulan penjara," kata Andrie menyampaikan putusan majelis hakim Wiwin kepada wartawan di Gresik, Selasa (12/2/2019).

Inilah Video Detik-detik Keranda Mayat warga Gresik Dihanyutkan ke Sungai

Miris, Tidak Ada Jembatan, Jenazah Warga Gresik Dihanyutkan ke Sungai Untuk ke TPU

Arungi Musim 2019, Persegres Gresik Gandeng Apparel dari Tuban, Jersey Warna Kuning-Biru

Namun, putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya dinilai lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Tuntutan jaksa, terdakwa dituntut hukuman selama satu tahun 3 bulan penjara dan denda Rp 50 Juta subsider 2 bulan kurungan.

Oleh karena itu, pihak jaksa dan kuasa hukum terdakwa menyatakan pikir-pikir.

"Kita pikir-pikir, sebab tidak sesuai dengan tuntunan," katanya.

Video Viral di Gresik, Seorang Ibu Ancam Bongkar Borok Institusi Pelayaran Plat Merah

Tanggapan Kapolres Gresik Terkait Siswa SMP PGRI Wringinanom

Kasus Siswa Aniaya Guru di Gresik, Psikolog: Semua Teman Pelaku di Kelas Butuh Pembinaan yang Sama

Diketahui, Kades Segoromadu didakwa melakukan tindak pidana korupsi dana Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 sebesar Rp 244,494 juta dari total anggaran desa sebesar Rp 820 juta.

Anggaran sebesar itu digunakan untuk 11 proyek pembangunan Desa Segoromadu.

Oleh kades di mark up, satu di antaranya pembangunan drainese jalan poros desa. (Surya/Sugiyono)

Penulis: Sugiyono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved