Pelantikan Gubernur Jatim

Khofifah Dikenal Pendobrak Dominasi Pria Gerakan Mahasiswa, Inilah Penuturan Kader PMII

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jatim 2019 menyebut, sosok Khofifah Indar Parawansa sebagai role model pemimpin perempuan bagi para kader

Khofifah Dikenal Pendobrak Dominasi Pria Gerakan Mahasiswa, Inilah Penuturan Kader PMII
Tribunjatim/Luhur Pambudi
Abdul Ghoni Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jatim 2019 

 Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Abdul Ghoni Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jatim 2019 menyebut, sosok Khofifah Indar Parawansa sebagai role model pemimpin perempuan bagi para kader dan anggota PMII di seluruh Jatim.

Sosok Khofifah dimata Ghoni, seakan mendobrak batasan yang mengungkung perempuan menjadi seorang pemimpin.

Upaya mendobrak batasan tabu itu, bukan baru-baru ini saja diperoleh Khofifah.

Ternyata mental pemimpin dalam diri Khofifah, telah terpatri sejak menjadi aktivis PMII di kota pahlawan tahun 80-an.

Rekam jejak Khofifah dalam organisasi PMII yang dibentuk oleh para tokoh pemuda Nahdliyin pada 17 April 1960 itu, tak bisa diremehkan.

Ghoni menuturkan, Khofifah adalah ketua PMII Cabang Surabaya pertama di Kota Surabaya.

Dinilai Tangguh, Ulet dan Berani, Sosok Khofifah Mampu Menginspirasi Aktivis Mahasiswi Unair

Usai Jadi Gubernur, Pakde Karwo Lebih Memilih Jadi Dosen & Menulis Buku Paham Baru di Bidang Ekonomi

Lengser Jadi Wagub Jatim, Gus Ipul Belum Tentukan Dukung Jokowi Atau Prabowo

Saat semua organisasi ekstra parlementer kampus didominasi oleh kalangan pria, lanjut Ghoni, Khofifah dimasa itu mampu memantaskan dirinya menjadi pemimpin organisasi ekstra PMII Cabang Surabaya perempuan pertama.

"Itulah mengapa Khofifah adalah role model kader kami yang perempuan," katanya saat ditemui TribunJatim.com di Kantor PKC Jatim Jalan Tenggilis, Senin (11/2/2019).

Pembelajaran yang dilalui Khofifah selama mengikuti proses kaderisasi yang berjenjang di PMII, akhirnya mampu membentuk mentalitas dan intelektualitas yang tangguh dalam diri Khofifah.

Mentalitas dan intelektualitas itu akhirnya mampu menjadi bekal Khofifah menjadi Pimpinan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR RI (1992–1997), Menteri Sosial Kabinet Kerja Presiden Jokowi (2014–2018), hingga menjadi Gubernur Jatim 2019-2024.

"Makanya dari cara beretorika saja Bu Khofifah sudah beda daripada perempuan-perempuan lainnya, semacam khas ala orang gerakan intelektual gitu," kata sarjana keperawatan asal Sampang itu kepada Tribunjatim.com.

Bukan cuma tangguh, ungkap Ghoni, Khofifah adalah tokoh gerakan PMII yang mengajarkan rasa hormat pada guru, ulama dan kyai Nahdlatul Ulama'.

"Tapi tetap Bu Khofifah sangat takdim pada guru dan kyai, sopan santun itu yang selalu kami tiru dari Bu Khofifah," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved