Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Targetkan Camat Gali Potensi untuk Jadi Obyek Wisata

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, meminta kepada para Camat agar memiliki target yang terukur untuk wilayahnya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas Targetkan Camat Gali Potensi untuk Jadi Obyek Wisata
SURYA/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, meminta kepada para Camat agar memiliki target yang terukur untuk wilayahnya.

Target ini bisa diimplementasikan dalam suatu program prioritas. Mulai dari peningkatan sektor pendidikan hingga pengembangan obyek wisata.

Bupati Anas mengatakan sebagai pihak yang memiliki otoritas wilayah, pihak kecamatan harus dapat memotret setiap keadaan dan permasalahan dengan baik.

Selain itu kecamatan harus memiliki program prioritas di tengah anggaran yang terbatas.

(Menteri BUMN Rini, Anas, dan Bos Bank BUMN Lari di Kebun Cokelat Banyuwangi)

(Sepanjang Tahun 2018, Mal Pelayanan Publik Banyuwangi Layani 218.345 Dokumen Warga)

“Setiap kecamatan harus bisa mendefinisikan masalah masing-masing. Buat target yang wajib diselesaikan. Salah satunya mendukung program prioritas kabupaten untuk menyukseskan program pembangunan daerah. Masalah itu telah saya tekankan saat Musrenbangcam kemarin,” kata Bupati Anas, Jumat (15/02/2019).

Ditambahkan Anas, target yang telah ditetapkan oleh kecamatan itu harus selaras dengan program prioritas Pemkab Banyuwangi. Terbagi dalam program prioritas wajib, unggulan dan penunjang.

“Pendidikan dan kesehatan adalah yang tidak boleh ditinggalkan dalam setiap perencanaan daerah, kecamatan harus memasukannya sebagai prioritas. Karena dua bidang ini sangat berkaitan dengan peningkatan kualitas SDM daerah sebagaimana menjadi fokus kita di tahun depan,” kata Anas.

Selama ini, daerah telah menggulirkan berbagai program di dua bidang tersebut.

Di bidang pendidikan ada Beasiswa Banyuwangi Cerdas, Garda Ampuh yang menjaring anak putus sekolah, Tabungan Pelajar dan Uang saku/transport untuk membiayai kebutuhan pelajar miskin SD-SMA di luar biaya pendidikan yang sudah gratis.

(Perayaan Imlek di Banyuwangi Suguhkan Kolaborasi Budaya Lokal Mulai Tarian Hingga Gelaran Festival)

(Banyuwangi Masuk Nominasi Penerima Pengelolaan Sampah Modern dari Pemerintah Jerman)

"Tinggal kecamatan, desa, dan RT/RW harus bisa melaksanakan program tersebut. Misalnya target pengentasan siswa putus sekolah, mana saja siswa yang perlu mendapat beasiswa, mereka harus bekolaborasi dengan program kabupaten," kata Anas.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved