Perwakilan Jukir Kota Madiun Serahkan 118 Rompi dan Surat Pernyataan Sikap kepada Dewan

Perwakilan dari juru parkir (jukir) di Kota Madiun kembali mendatangi Kantor DPRD Kota Madiun.

Perwakilan Jukir Kota Madiun Serahkan 118 Rompi dan Surat Pernyataan Sikap kepada Dewan
SURYA/RAHARDIAN BAGUS
Dua anggota DPRD Kota Madiun, Dwi Jatmiko dan Didik Yulianto menerima rompi dari jukir di Kantor DPRD Kota Madiun, Senin (18/2/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Perwakilan dari juru parkir (jukir) di Kota Madiun kembali mendatangi Kantor DPRD Kota Madiun, Senin (18/2/2018).

Kedatangan mereka kali ini untuk menyerahkan 118 rompi dari PT Bumi Jatimongal Permai dan juga surat pernyataan sikap dari para jukir.

"Hari ini kami menyerahkan 118 rompi milik para jukir, berikut surat pernyataan sikap dari mereka," kata ketua ormas Serikat Rakyat Miskin Indonesia wilayah Jawa Timur, Joko Permono saat ditemui di kantor DPRD Kota Madiun, Senin (18/2/2018).

Pasca Unjuk Rasa di Dewan, Empat Jukir PT Bumi Jatimongal Permai di Madiun Mengaku Dapat Ancaman

5 Tempat Wisata di Jawa Timur yang Bisa Jadi Pilihan Habiskan Waktu Libur, Pantai sampai Kawah Ada!

Dia menuturkan, meski mengembalikan rompi, para jukir tetap bekerja seperti sedia kala, sesuai dengan arahan Tim 9 yang  beranggotakan sembilan anggota DPRD Kota Madiun.

Namun, uang setoran kepada PT Bumi Jatimongal Permai tidak sesuai dengan yang ditentukan PT Bumi Jatimongal Permai.

"Tetap untuk sementara kami mengikuti arahan dari TIM 9. Kami serahkan setoran tapi nggak sesuai dengan yang ditentukan PT Bumi Jatimongal Permai," kata Joko.

Hasil Timnas U-22 Indonesia Vs Myanmar, Tak Ada Gol Tercipta di Babak Kedua, Skor 1-1 Akhiri Laga

Pasca Angin Kencang, 2.300 Rumah di Jember Alami Pemadaman, PLN Terus Normalkan Pasokan Listrik

Dia mengaku, saat ini juga masih ada intimidasi dari sejumlah oknum terhadap jukir, dan sudah dilaporkan ke Polres Madiun Kota.

Joko menambahkan, mereka memberi waktu seminggu kepada Dinas Perhubungan Kota Madiun agar segera mencari solusi atas masalah yang dialami para jukir.

"Kami batasi seminggu lagi. Kalau tidak menguntungkan, kami akan demo lagi," katanya.

Tak Penuhi Setoran, Tujuh Jukir di Kota Madiun Mengaku Dipecat Pengelola Parkir

Para jukir ini diterima oleh dua anggota DPRD Kota Madiun, Dwi Jatmiko dan Didik Yulianto.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved