Gara-gara Curi Ponsel di Gresik, Warga Kota Surabaya Dituntut Hukuman Penjara 10 Bulan

Terdakwa Stevanus Amin Altar Rinto Marsetio (34) harus fikir-fikir panjang. Sebab, akibat mencuri ponsel dituntut hukuman selama 10 bulan oleh Kejari.

Gara-gara Curi Ponsel di Gresik, Warga Kota Surabaya Dituntut Hukuman Penjara 10 Bulan
net
Ilustrasi pencurian ponsel 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Terdakwa Stevanus Amin Altar Rinto Marsetio (34), warga Jalan Karah, Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya, harus fikir-fikir panjang.

Sebab, akibat mencuri telepon seluler (ponsel) dituntut hukuman selama 10 bulan oleh jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik.

Tuntutan hukuman seberat itu diakibatkan terdakwa dinilai oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Herlambang Surya Alfa'i, yakin bahwa terdakwa telah mencuri ponsel di Desa Karangandong Kecamatan Driyorejo-Gresik pada 18 Oktober 2018.

Mau Salip Truk Box dari Kiri di Gresik, Guru dari Surabaya Ini Terjatuh dan Tewas Terlindas Ban Truk

Warga Gresik Dihebohkan Penemuan Mayat Perempuan, Ada Luka di Kepala dan Leher, Ternyata Orang Jogja

“Dari keterangan dalam persidangan, bahwa terdakwa melanggar Pasal 363 ayat (1) KUHP ke-4 KUHP. Menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama sepuluh bulan masa tahanan,” kata Herlambang, Jumat (22/2/2019).  

Pertimbangan lain memberikan hukuman seberat itu, karena terdakwa telah membuat orang lain rugi dan kehilangan barang miliknya.

Sedangkan hal yang meringankan yaitu terdakwa mengakui perbuatannya, kooperatif, sopan dalam persidangan dan belum pernah dihukum.

Cegah Potongan Dana Bantuan Pendidikan, Kepala Sekolah se-Kabupaten Gresik Diberi Pengarahan Kejari

Dapat Dukungan dari Barisan Gus dan Santri Ponpes di Gresik, TKD Jatim Optimis Jokowi Menang 70%

Terdakwa Stevanus Amin Altar Rinto Marsetio juga meminta agar terdakwa langsung menyatakan keringanan atas tuntutan jaksa.

Sehingga sidang pekan depan langsung vonis.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik yang diketuai Agung Ciptoadi yang memberikan waktu pekan depan dengan agenda putusan.

“Sidang ditunda pekan depan dengan agenda putusan,” kata Agung. (Surya/Sugiyono)

Penulis: Sugiyono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved