Bupati dari Sulawesi Barat dan Sumatera Selatan Sambang ke Banyuwangi Buat Belajar Pelayanan Publik 

Bupati Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat, Agus Ambo Djiwa, dan Bupati Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, Cik Ujang, berkunjung ke Banyuwangi.

Bupati dari Sulawesi Barat dan Sumatera Selatan Sambang ke Banyuwangi Buat Belajar Pelayanan Publik 
SURYA/HAORRAHMAN
Bupati Anas diapit Bupati Lahat dan Bupati Pasangkayu. 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Bupati Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat, Agus Ambo Djiwa, dan Bupati Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, Cik Ujang, berkunjung ke Banyuwangi, Senin (25/2/2019). 

Mereka datang bersama jajarannya untuk belajar tentang pelayanan publik dan berbagai inovasi yang dikembangkan di Banyuwangi.

Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa mengatakan, kedatangannya timnya untuk sharing banyak hal.

Mulai dari sistem pengelolaan keuangan desa, administrasi pemerintahan desa, dan pengelolaan BUMDes.

“Saya sering mendengar kalau Banyuwangi memiliki sistem perencanaan keuangan desa yang bagus dan sudah berbasis online. Kali ini, kami bawa seluruh kepala desa dan lurah untuk belajar langsung, supaya mereka bisa mengasah skill dan mampu mengelola keuangan desa dengan maksimal," kata Agus.

Puput Nastiti Devi Rogoh Kocek Belasan Juta untuk Tas Saat Liburan Bareng Ahok, Lihat Penampilannya!

Dinas Penanaman Modal Sidoarjo: Banyak Laporan Kasus Penipuan Tanah Kavling

Dengan demikian, dana besar yang dikucurkan pemerintah pusat untuk desa benar-benar bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Agus datang bersama 60 orang rombongannya yang terdiri dari Kapolres, Komandan Kodim (Dandim), staf ahli, kepala SKPD terkait, serta seluruh kepala desa dan kepala kelurahan di wilayah Kabupaten Pasangkayu. 

Mereka berada di Banyuwangi selama tiga hari hingga Rabu (27/2/2109), untuk mengeksplorasi sejumlah lokasi pelayanan publik di Bumi Blambangan.

Mulai dari Lounge Pelayanan Publik, Kantor Kecamatan Licin, dan Smart Kampung Desa Taman Sari di Kemacatan Licin.

“Termasuk ke mal pelayanan publik (MPP). Kami juga ingin belajar tentang pelayanan perijinan terpadu satu pintu yang telah diterapkan di MPP Banyuwangi. Dalam waktu dekat, kami juga ingin membikin mal pp di daerah kami untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen/perijinan,” kata Agus.

Halaman
123
Penulis: Haorrahman
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved