Akhir Kasus Gapura Desa di Jombang Berlambang Mirip Logo Partai Demokrat, Begini Kata Bawaslu

Gapura pembatas Desa Podoroto dan Watudakon, Kecamatan Kesamben yang dibangun dengan dana bantuan Pemkab Jombang jadi kontroversi karena logonya

Akhir Kasus Gapura Desa di Jombang Berlambang Mirip Logo Partai Demokrat, Begini Kata Bawaslu
SURYA/Sutono
Gapura masuk Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Jombang yang mirip logo atau lambang Partai Demokrat. Gapura tersebut dibangun dengan biaya APBD Jombang melalui mekanisme Jasmas DPRD.(sutono) 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Bawaslu Jombang akhirnya menghentikan atau menutup kasus gambar segitiga mirip logo Partai Demokrat yang terpasang di gapura Desa Podoroto dan desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Jombang.

David Budianto, anggota Bawaslu Jombang menyebut, setelah melalui proses panjang, Bawaslu Jombang tidak mendapati adanya unsur pelanggaran.

Logo segitiga khas mobil mercy di gapura itu, meski identik dengan logo Partai Demokrat, dinilai bukan merupakan logo Partai Demokrat.

Berdasarkan kajiannya, David menyebut logo Partai Demokrat merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

(Syahrini dan Reino Barack Dikabarkan Segera Menikah, Viral Foto Diduga Keduanya di Singapura)

(Fandi Utomo, Ketum Pemuda Demokrat Indonesia Solidkan Kadernya Dukung Jokowi-Maruf di Pilpres 2019)

Selain ada gambar segitiga bintang mercy, juga terdapat tulisan Partai Demokrat, serta nomor urut Partai Demokrat.

"Nah, dalam gapura tersebut, hanya ada gambar binjtang mercy, tanpa ada tulisan Partai demokrat serta tanpa ada nomor urut partai. Jadi tidak ada unsur kampanye karena tidak ada unsur citra diri," kata Dafid kepada Surya.co.id, Selasa (26/2/2019).

Menurutnya, keputusan menghentikan kasus tersebut dilakukan pada 22 Februari lalu.

"Hasil kajian kami, tidak meneruskan dan menjadikannya sebagai temuan karena tidak memenuhi unsur sebagai logo Parpol Partai Demokrat," terang Dafid.

Untuk sampai kepada keputusan tersebut, Bawaslu telah memintai keterangan terhadap sepuluh orang.

Di antaranya Wakil Ketua DPRD Jombang, Minardi, yang juga caleg DPRD Jombang di daerah pemilihan setempat, Ketua DPC Partai Demokrat, Syarif Hidayatullah, dan orang yang terkait pembangunan gapura.

(Partai Demokrat Siap Kawal Pemerintahan Khofifah-Emil Dardak dengan Nawa Bhakti Satya)

(KPU Lamongan Sudah Terima Semua Surat Suara untuk Pemilu 2019)

Diketahui, gapura pembatas Desa Podoroto dan Watudakon, Kecamatan Kesamben, memunculkan kontroversi.

Karena gapura yang dibangun dengan dana bantuan khusus Pemkab Jombang melalui mekanisme jaring aspirasi (jasmas) DPRD itu mengkonotasikan lambang Partai Demokrat.

Pada bagian tengah atas bangunan, terdapat gambar mirip sebuah bambar berbentuk bintang mercy mirip logo Partai Demokrat.

Gapura tersebut juga dicat dengan warna yang familiar sebagai warna besutan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Reporter: Surya/Sutono

(KPU Lamongan Sudah Terima Semua Surat Suara untuk Pemilu 2019)

(Fakta Menarik Masjid Camii Jepang, Lokasi Pernikahan Syahrini yang Disebut Masjid Terindah Se-Asia)

Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved