Alumnus Dinyatakan TMS Dikarenakan Akreditasi, Unesa Adukan Panselda Madiun ke Komisi ASN

Kasus pembatalan kelulusan sepuluh CPNS di Kabupaten Madiun oleh panitia seleksi daerah (Panselda) Kabupaten Madiun, berbuntut panjang.

Alumnus Dinyatakan TMS Dikarenakan Akreditasi, Unesa Adukan Panselda Madiun ke Komisi ASN
Tribunjatim/kukuh kurniawan
Pelaksanaan SKB CPNS Pemprov Jatim yang dilaksanakan di Kantor Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional II 

 TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Kasus pembatalan kelulusan sepuluh CPNS di Kabupaten Madiun oleh panitia seleksi daerah (Panselda) Kabupaten Madiun, berbuntut panjang.

Pihak Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengadukan panselda Kabupaten Madiun ke Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN), lantaran dua alumnusnya dinyatakan TMS karena masalah akreditasi meski dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Ketua Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya, Dwi Cahyo Kartiko, mengatakan, saat ini pihak kampus melalui Biro Hukum Unesa melaporkan masalah ini ke Komisi ASN dan Kemenpan-RB.

"Kami laporkan ke Komisi ASN dan Kemenpan. Dan kami sudah menyerahkan ke Biro Hukum yang mengurus disana," kata Dwi Cahyo Kartiko saat dihubungi Tribunjatim.com, Selasa ( 26/2/2019).

Cahyo menuturkan, langkah hukum ini ditempuh lantaran upaya pertemuan pihak kampus dengan BKD Madiun tidak menemui titik temu. Beberapa waktu yang lalu, pasca pengumuman pembatalan kelulusan dua alumnusnya, ia bersama ketua jurusan bahasa Inggris sudah mencoba menemui pihak BKD Madiun.

Menurutnya, persoalan akreditasi sudah jelas disampaikan dalam surat edaran Kemenpan terkait dengan seleksi penerimaan CPNS. Dalam surat edaran tersebut, disebutkan bahwa pelamar yang tidak memenuhi persyaratan terkait dengan akreditasi dan sertifikasi segera memverifikasi ulang.

Selanjutnya panitia instansi segera memberitahu kepada pelamar untuk dinyatakan memenuhi syarat.

"Dua alumnus kami mengikut seleksi administrasi, SKD dan SKB dinyatakan lulus. Makanya kaget kalau dinyatakan tidak memenuhi syarat. Padahal edaran Menpan jelas sekali. Yang menjadi masalah di sana bagaimana mengintrepetasikan," ungkap Cahyo kepada Tribunjatim.com.

Dinyatakan TMS Pemberkasan, Peserta CPNS Kabupaten Madiun Kirim Surat Tembusan ke Presiden Jokowi

Potret Suasana Akad Nikah Syahrini dan Reino Barack Beredar di Medsos, Tamunya Bukan Sembarang Orang

Kreatifitas Musik Anak Surabaya Saat ini Berkembang Pesat

Cahyo menambahkan, Unesa sebagai lembaga besar perlu menindaklanjuti persoalan ini dengan mengadukan ke Komisi ASN dan Kemenpan-RB agar masalah yang dihadapi alumnusnya selesai.

"Supaya semuanya jadi clear, kan kasihan mahasiswanya. Uji kompetensi dasar ldan ujian kemampuan bidang lulus, kok kemudian terganjal dengan persoalan akreditasi," kata Cahyo.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved