Banjir 7 Desa di 3 Kecamatan di Madiun, Banyak Warga Kehilangan Barang Elektronik dan Perhiasan

Banjir 7 Desa di 3 Kecamatan di Madiun, Banyak Warga Kehilangan Barang Elektronik dan Perhiasan.

Banjir 7 Desa di 3 Kecamatan di Madiun, Banyak Warga Kehilangan Barang Elektronik dan Perhiasan
SURYA/RAHADIAN BAGUS
Sejumlah warga tampak mengungsi di tempat tinggi, di dekat Jembatan Jerohan,tak jauh dari lokasi banjir. Hingga pukul 09.00 WIB, warga Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng belum dapat masuk ke dalam rumah, karena ketinggian masih sekitar 1,5 meter. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Sejumlah warga di Kabupaten Madiun yang rumahnya terendam banjir,  mengaku kehilangan barang-barang elektronik, perhiasan dan hewan ternak.

Diberitakan sebelumnya, hujam deras sejak Selasa (5/3/2019), mengakibatkan banjir di tujuh desa di tiga kecamatan, Rabu (6/3/2019).

"Kejadiannya sangat cepat, mulai Selasa (5/3/2019) sekitar pukul 22.00, air sudah masuk ke dalam rumah," kata Sukimin (60) warga Duwun Jethak, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Madiun, saat ditemui di lokasi, Rabu (6/3/2019) pagi.

Madiun Jawa Timur Direndam Banjir, Jalan Krapyak Jalur Madiun - Ngawi Terputus

Rumah Warga di Saradan Madiun Terendam Air Setinggi Tiga Meter, Polisi: Mobil Harus Hati-hati

Dia mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumahnya.

"Perhiasan, tv, semuanya masih di dalam rumah, belum sempat dibawa keluar. Sapi sudah saya evakuasi, kalau ayam nggak tahu, hilang semua," kata Sukimin, pasrah.

3 Kecamatan di Madiun Jawa Timur Terendam Banjir, Air Mencapai 5 Meter

Terima Laporan Ada Bagi-Bagi Duit di Pengajian Bersama Caleg PDIP, Bawaslu Madiun Bergerak

Warga lain, Mainah (60) warga RT 21 RW 07, Dusun Jethak, Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, juga kehilangan barang-barang berharga dan juga ternaknya.

"TV ilang, perhiasan emas di lemari hanyut, kambing juga hanyut tadi malam," kata Mainah.

Pantauan di lokasi, sejumlah warga tampak mengungsi di tempat tinggi, di dekat Jembatan Jerohan,tak jauh dari lokasi banjir.

Hingga pukul 09.00 WIB, warga Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng belum dapat masuk ke dalam rumah, karena ketinggian masih sekitar 1,5 meter. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved