Tanggul Jebol, Banjir Tahunan Bengawan Solo dan Sungai Kali Lamong Kembali Genangi Wilayah Gresik

Banjir Kali Lamong kembali menyapa masyarakat di Desa Morowudi Kecamatan Cerme, Gresik.

Tanggul Jebol, Banjir Tahunan Bengawan Solo dan Sungai Kali Lamong Kembali Genangi Wilayah Gresik
SURYA.CO.ID/SUGIYONO
Genangan banjir Kali Lamong menggenangi Jalan Raya Morowudi Kecamatan Cerme, Gresik, Jumat (8/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Banjir Kali Lamong kembali menyapa masyarakat di Desa Morowudi Kecamatan Cerme, Gresik.

Dampaknya, Jalan Raya Morowudi tergenang air dan mengakibatkan kemacetan dan lahan pertanian ikut terendam.

Banjir luapan Kali Lamong yang terjadi setiap tahun di musim hujan, sulit diatasi oleh masyarakat sekitar dan Pemerintah Daerah, sehingga warga terus berlangganan banjir.

Daerah di wilayah Kecamatan Cerme yang dilanda banjir Kali Lamong yaitu beberapa pemukiman warga Desa Morowudi dan Desa Dungus.

"Di Desa Dungus yang terendam banjir ada lahan pertanian dan beberapa pemukiman warga," kata Ali, warga yang melintas di Desa Dungus.

Video Viral Penyelamatan Korban Banjir di Tol Ngawi, Semua Berkat yang Dilakukan Anak Pengguna Tol

Antisipasi Banjir dan Tanah Longsor di Musim Hujan, BPBD Pamekasan Siagakan Sarana Hingga Prasarana

Selain itu, banjir juga melanda di Desa Mojopuro Wetan Kecamatan Bungah diakibatkan tanggul di tepi Sungai Bengawan Solo jebol.

Untuk menutup tanggul tersebut, anggota Social Emergency Response Nahdlatul Ulama (SER-NU) Kabupaten Gresik ikut gotong royong menutup tanggul.

"Tadi malam anggota SERNU Kabupaten Gresik ikut membantu masyarakat menutup tanggul di tepi Bengawan Solo yang jebol di desa Mojopuro Wetan Kecamatan Bungah," kata Abdul Basid Ketua SERNU Kabupaten Gresik.

Sementara, Kepala BPBD Kabupaten Gresik Tarso belum memberikan penjelasan terkait jumlah data rumah dan lahan pertanian yang terendam banjir Sungai Kali Lamong dan Sungai Bengawan Solo.

Sebelumnya, saat hujan lebat juga mengakibatkan banjir di Desa Lowayu Kecamatan Dukun yang kampung halaman Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.

Akibat banjir tersebut jalan desa sempat tergenang sedalam lutut orang dewasa. Sehingga pengendara kendaraan sangat terganggu.

Penulis: Sugiyono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved