Tekan Praktik Pemalsuan dan Penjiplakan Karya, Bekraf Ajak 80 UMKM di Kota Malang Sosialisasikan HKI

Bekraf bekerja sama dengan UPN Veteran Yogyakarta serta Disbudpar Kota Malang mengajak 80 UMKM yang ada di Kota Malang untuk mengikuti sosialisasi HKI

Tekan Praktik Pemalsuan dan Penjiplakan Karya, Bekraf Ajak 80 UMKM di Kota Malang Sosialisasikan HKI
SURYA/RIFKI EDGAR
Suasana dalam acara sosialisasi HKI yang digelar oleh Bekraf kepada 80 peserta UMKM yang ada di Kota Malang, Selasa (12/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Yogyakarta serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang mengajak 80 UMKM yang ada di Kota Malang untuk mengikuti sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Dalam sosialisasi yang digelar di Hotel Atria tersebut, mengundang para pelaku ekonomi kreatif dari komunitas dan UMKM yang ada di Kota Malang.

Ari Juliano Gema, selaku Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi Bekraf menyatakan, program sosialisasi HKI ini termasuk program prioritas nasional.

Menurutnya, ekonomi kreatif harus menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

"Untuk itu, diharapkan produk komuditas memiliki nilai tambah dengan terlindungi Hak kekayaan Intelektualnya,” ujarnya.

Kata Ari, tujuan kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran HKI bagi pelaku ekonomi kreatif ini ialah untuk mensosialisasikan pentingnya menghargai dan melindungi karya cipta intelektual.

Banyak Start Up Asing Jadi Pesaing Unicorn Indonesia, Bekraf: Yang Penting Pasarkan Produk Nasional

Tingkatkan Ekspor Ekonomi Kreatif, Bekraf Indonesia Usulkan Regulasi Insentif Ekspor untuk Retail

Hal itu dilakukan agar terhindar dari praktik kecurangan seperti pemalsuan dan penjiplakan hasil karya.

"Hal ini juga untuk memacu inovasi dan kreativitas pelaku industri kreatif agar memiliki keunikan sendiri yang berbeda dengan produk lain hingga berdaya saing di pasar domestik maupun global," paparnya.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Malang, Ida Ayu Wahyuni mengatakan, dengan adanya kegiatan ini, sangat membantu para pelaku UMKM dalam mendaftarkan HKI produk mereka masing, masing-masing.

"Malang ini memiliki cukup banyak produk potensial. Maka dari itu, kegiatan ini sekaligus juga menjawab tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, yakni bagaimana upaya yang harus dilakukan untuk terus melakukan dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif di terutama mengenai pentingnya perlindungan HKI," ucapnya.

SBY Bongkar Ada Kelompok yang Sering Menakut-nakutinya Saat Jadi Presiden, Alasannya Dibuat-buat

Pilih Nikahi Syahrini di Jepang, Reino Barack Ungkap Alasannya, Berhubungan dengan Tradisi Keluarga

Halaman
12
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved