Dewan Desak Pemkab Sidoarjo Perbaiki Gaji Pegawai Honorer, Minimal Sesuai UMK

Masalah pemotongan gaji pegawai honorer di Pemkab Sidoarjo terus menggelinding. Bahkan, mendesak untuk mengembalikan gaji seperti sebelumnya.

Dewan Desak Pemkab Sidoarjo Perbaiki Gaji Pegawai Honorer, Minimal Sesuai UMK
Tribunnews.com
Ilustrasi Gaji 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Masalah pemotongan gaji pegawai honorer atau pegawai non ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo terus menggelinding.

Sejumlah kalangan terus mendesak Pemkab untuk mengembalikan gaji para pegawai seperti sebelumnya.

Karena honor yang diterima dirasa tidak manusiawi.

Dalam kebijakan baru tersebut, pegawai honorer yang sebelumnya biasa menerima Rp 2,4 juta perbulan, dipangkas menjadi Rp 1,7 juta per bulan.

"Jelas tidak manusiawi. Gaji itu harusnya naik, bukan malah turun," kata A Kusman, Anggota Komisi A DPRD Sidoarjo.

Kisruh Pemangkasan Gaji Pegawai Honorer Sidoarjo Belum Ada Titik Temu

Daftar BUMN yang Buka Lowongan Kerja Selama BUMN Rekrutmen 2019 Lengkap dengan Prediksi Gaji

Tak hanya mendesak agar Pemkab mengembalikan nilai honor para pegawai itu, Komisi A juga meminta Pemkab Sidoarjo menaikkan gaji para pegawai honorer sebagaimana nilai UMK Sidoarjo yang sudah di angka Rp 3,8 juta.

"Harusnya minimal segitu, sesuai UMK. Kami mendesak Pemkab memberikan gaji pegawai honorer sesuai UMK," tandasnya.

Dengan kemampuan anggaran yang dimiliki, Sidoarjo mampu untuk melakukan itu.

Kekuatan anggaran tahun ini mencapai Rp 4,8 triliun.

"Anggaran pembangunan juga banyak yang tidak terserap, sehingga banyak silpa. Lebih baik untuk menaikkan gaji non ASN daripada tidak terserap," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: M Taufik
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved