Rumah Politik Jatim

Usai Debat, Cawapres Sandiaga Uno Kunjungi Malang, Dialog dengan Pemuka Agama se-Malang Raya

Usai Debat, Cawapres Sandiaga Uno Kunjungi Malang, Dialog dengan Pemuka Agama se-Malang Raya.

Usai Debat, Cawapres Sandiaga Uno Kunjungi Malang, Dialog dengan Pemuka Agama se-Malang Raya
SURYA/BENNI INDO
Calon Wakil Presiden 02 Sandiaga Salahuddin Uno saat berada di Taman Krida, Kota Malang, Senin (18/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sehari setelah melaksanakan debat, calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Kota Malang, Senin (19/3/2019).

Dalam kunjungannya kali ini, Sandiaga menggelar dialog bersama para pemuka agama se-Malang Raya di Taman Krida, Jl Sukarno-Hatta.

"Baru saja selesai dialog bersama dengan ulama, kyai dan habaib se-Malang Raya," ujar Sandiaga setelah mengikuti acara yang berakhir tengah malam.

Tiga Nama Calon Dirut PDAM Kota Malang dari Hasil Seleksi Telah Diumumkan, Berikut Nama-namanya

Polres Tulungagung Mengembalikan Mobil Korban Pencurian yang Sempat Dilarikan ke Malang dan Surabaya

Dalam dialog itu, Sandiaga mengatakan mendapatkan masukkan untuk membenahi kondisi perekonomian, kesehatan dan pendidikan.

Sandiaga pun menjelaskan akan segera membuka Oke Oce Nasional dan rumah untuk anak-anak muda. Tanpa menunggu hari pencoblosan pada 17 April 2019.

Ganja Dominasi Peredaran Narkoba di Kalangan Mahasiswa Malang

"Hari ini kami mendapat aspirasi untuk membenahi ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Wareg, waras dan wasis. Ini menjadi aspirasi tambahan.

Kami sosialisasikan program kami untuk membuka lapangan kerja baik itu Oke Oce Nasional, dan juga banyak yang bertanya kemarin adalah rumah siap untuk anak muda dan ini sudah dilaunching di Jakarta. Kami juga sudah bicara dengan rekan-rekan di Malang karena kami tidak mau menunggu 17 April atau Oktober," ujarnya.

Bagi Sandi, pasangan Prabowo-Sandi harus menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka serius menciptakan lapangan kerja.

Sandi juga mulai gencar menyosialisasikan KTP elektronik sebagai integrator seluruh layanan sosial yang diberikan oleh pemerintah nantinya.

"Karena memiliki chip yang ada teknologi pendekatan big data nasional. Ini sangat menarik karena tidak akan menambah birokrasi rentetan anggaran yang membebani pemerintah ke depan. Jadi itu yang menjadi intisari pertemuan malam ini," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved