Status Gunung Bromo Waspada, Emil Dardak: Silahkan Nikmati Eksotisnya di Jarak 1 Kilometer Lebih

Status Gunung Bromo terpantau ada di level II waspada pada Kamis (21/3/2019). Asap Tebal terpantau masih keluar dari kawah gunung.

Status Gunung Bromo Waspada, Emil Dardak: Silahkan Nikmati Eksotisnya di Jarak 1 Kilometer Lebih
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, yang diwawancarai di Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (21/3/2019). Fatimatuz zahroh 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Status Gunung Bromo terpantau ada di level II waspada pada Kamis (21/3/2019). Asap Tebal terpantau masih keluar dari kawah gunung.

Namun nyatanya kondisi erupsi gunung Bromo justru tak menyurutkan datangnya wisatawan Gunung Bromo.

Sebaliknya wisatawan juga masih ramai berdatangan. Dan memanfaatkan momen gunung Bromo yang tengah erupsi untuk hunting foto dan bahkwa swafoto.

Hal itu turut diakui oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kamis (21/3/2019). Ia mengatakan hal ini adalah hikmah yang juga tak bisa dipungkiri.

(Gunung Bromo Erupsi, Kondisi Kecamatan Sukapura Tetap Aman dan Aktivitas Normal Seperti Biasa)

(Puluhan Pohon Akasia di Bromo Tumbang Terkena Abu Vulkanik)

"Ada yang selfie juga memang. Karena momen yang jarang-jarang ini. Saya kira, selalu ada hikmah di balik peristiwa. . Dari semua sisi erupsi ini relatif konvergen. Jadi, tetap waspada tapi kita tidak perlu menghindar," ujarnya.

Pemprov Jawa Timur terus mengimbau pengunjung untuk tidak mendekati kawah gunung dalam radius satu kilometer.

Tim dari Pemprov khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikatakan Emil Dardak terus berkoordinasi dengan daerah terdampak.

Yaitu BPBD Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Probolinggo untuk mendapatkan terus update kondisi erupsi Bromo.

"Bukan lagi harian, tapi jam perjam bahkan mungkin sangat update kami melihat kondisi. Data kami tadi pagi level 2 waspada. Jarak 1 km didalam gak boleh wisatawan, di luar itu silahkan menikmati eksotisnya," tegas Emil.

(Gunung Bromo Erupsi, Kondisi Kecamatan Sukapura Tetap Aman dan Aktivitas Normal Seperti Biasa)

(Puluhan Pohon Akasia di Bromo Tumbang Terkena Abu Vulkanik)

Secara umum, kata Emil, Pemprov Jatim justru mewaspadai cuaca di Jawa Timur yang masih berpotensi menurunkan hujan dengan intensitas lebat.

Sementara kapasitas tampung sungai di Jawa Timur tidak bertambah.

"Kondisi temperatur laut di jatim yg lebih tinggi menyebabkan dorongan uap ke atas lebih banyak, awan cumulonimbus, katanya. Curah hujan menjadi lebih tinggi. Kami justru mengantisipasi, jangan sampai barang berharga di rumah-rumah itu tidak disimpan. Nanti, begitu dievakuasi, kepikiran barang di rumah," ujarnya.

Pemprov Jatim, kata Emil, akan memastikan ketersediaan tenaga kesehatan dan logistik untuk memenuhi kebutuhan adanya masyarakat terdampak banjir yang terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi.

Reporter: Surya/Fatimatuz Zahroh

(Abu Vulkanik Erupsi Gunung Bromo Mulai Mengarah ke Lumajang, BPBD Imbau Warga Pakai Masker)

(BMKG Juanda Pastikan Wilayah Kota Surabaya Aman dari Debu Vulkanik Gunung Bromo)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved