Pemkot Surabaya Target Punya 5 Rumah Kompos Tahun Ini, Tri Rismaharini: DPR RI Sampai Tanya

Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya tambah rumah kompos pembangkit listrik. Tahun 2019 ini, Pemkot Surabaya menarget punya lima rumah kompos.

Pemkot Surabaya Target Punya 5 Rumah Kompos Tahun Ini, Tri Rismaharini: DPR RI Sampai Tanya
Istimewa
Rumah Kompos Bratang Surabaya - lingkungan.itats.ac.id - foto-fitri-agustin-dkk-bratang 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya tambah rumah kompos pembangkit listrik.

Tahun 2019 ini, Pemkot Surabaya menarget harus punya lima rumah kompos pembangkit listrik.

Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya mengatakan saat ini Pemkot Surabaya punya tiga rumah kompos yang menghasilkan listrik.

Sampah kompos 6 sampai 10 ton, menghasilkan sekitar 4 kilowatt listrik.

(Lakukan Latihan Uji Coba di Stadion Gelora Bung Tomo, Dua Pemain Persebaya Surabaya Ini Malah Cedera)

(Minta SDN Pegirian I Semampir Direnovasi Jadi 3 Lantai, Tri Rismaharini:Aku Sudah Minta 5 Tahun Lalu)

Listrik tersebut untuk memenuhi kebutuhan taman-taman sekitar rumah kompos.

"Kita gunakan untuk menerangi lingkungan kita sendiri. Ada di taman, lalu rumah kompos di Bratang itu untuk Taman, kalau di Wonorejo untuk di taman juga, kita gunakan untuk fasilitas kita sendiri," kata Risma, Jumat (22/3/2019).

Ke depan, pemkot Surabaya akan menambah jumlah rumah kompos yang hasilkan listrik.

"Mudah-mudahan nanti di utara kita juga punya, yah tahun ini harus kelar yang 5 itu karena memang anggarannya tahun ini dan tidak ada multiyears," lanjut Wali Kota Risma.

Lima rumah kompos yang rencananya bisa menghasilkan listrik terletak di Bratang, Tenggilis, Jambangan, Wonorejo, dan Tambak Oso.

(Bangun Bozem dan Taman, Tri Rismaharini: Surabaya Tepi Laut, Paling Menderita kalau Ada Kiriman Air)

(Kisah Sepatu Docmart Favorit Tri Rismaharini, Dibeli Saat Diskonan dan Bantu Wali Kota Blusukan)

Selain lima rumah kompos penghasil listrik itu, sebenarnya pemkot Surabaya punya 28 rumah kompos untuk merawat taman-taman di Kota Surabaya.

"Jumlah rumah kompos kita banyak, pupuknya untuk merawat taman-taman kota. Kalau kita merawat taman-taman ini dengan pupuk beli, mahal sekali perawatannya," Ucap Risma

"Makanya semua tanya termasuk DPR RI 'kok murah perawatannya' ya karena memang perawatannya pakai pupuk kompos kita sendiri," tambahnya.

Memiliki rumah kompos yang begitu banyak, Risma menyebut warga Surabaya beruntung.

Karena adanya rumah kompos ini pemkot Surabaya bisa lakukan penghematan besar sekali.

Reporter: Surya/Pipit Maulidiya

(Minta SDN Pegirian I Semampir Direnovasi Jadi 3 Lantai, Tri Rismaharini:Aku Sudah Minta 5 Tahun Lalu)

(Bangun Bozem dan Taman, Tri Rismaharini: Surabaya Tepi Laut, Paling Menderita kalau Ada Kiriman Air)

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved