Ride for The Earth, Cara Unik Plt Bupati Trenggalek Menggalang Kepedulian Lingkungan Penggemar Motor

Plt Bupati Trenggalek, M Nur Arifin menggagas cara unik untuk menggalang kepedulian para penghobi motor untuk peduli lingkungan.

Ride for The Earth, Cara Unik Plt Bupati Trenggalek Menggalang Kepedulian Lingkungan Penggemar Motor
SURYA/DAVID YOHANES
Plt Bupati Trenggalek, M Nur Arifin dengan motornya, siap memimpin touring dengan tema Ride for The Earth, Sabtu (23/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Plt Bupati Trenggalek, M Nur Arifin menggagas cara unik untuk menggalang kepedulian para penghobi motor untuk peduli lingkungan.

pria yang akrab disapa Gus Ipin itu menggelar touring bagi para rider dengan tema Ride for The Earth, Sabtu (23/3/2019) pagi.

Bukan hanya touring, setiap peserta juga harus membayar kompensasi emosi gas buang dari motor mereka.

Sejumlah Terobosan Pariwisata Digarap Serius dalam Musrenbang Kabupaten Trenggalek

Kompensasi yang dipatok, setiap 50 CC kapasitas silinder motor, dikenakan biaya Rp 10.000.

Uang yang terkumpul akan digunakan untuk pengadaan bibit bambu, untuk kepentingan konservasi alam.

"Bambu dipilih karena tanaman ini efektif menyerap air saat hujan dan menyimpannya. Saat musim kemarau, bambu akan mengeluarkan mata air yang bisa dimanfaatkan warga," terang Gus Ipin, Sabtu (23/3/2019).

Remaja Putri dari Tulungagung Babak Belur Dihajar 3 Teman, Dituduh Anggota Gadungan Perguruan Silat

Meski berbayar, kegiatan ini diikuti para pemotor dari Trenggalek dan sekitarnya.

Rute yang ditempuh dari alun-alun Trenggalek menuju Kecamatan Dongko, sebagai check point.

Para pemotor memeriksa ulang kondisi kendaraannya, dan beristirahat sejenak.

Perjalanan dilanjutkan ke Konservasi Penyu Taman Kili-kili di Pantai Kili-kili, Kecamatan Panggul, Trenggalek.

Detik Detik Penyelamatan Dramatis Bocah Jatuh di Sumur 18 Meter. Ditenangkan Pakai Jus dan Biskuit

BTOB Ditinggal 3 Membernya Wajib Militer, Sungjae Terpilih Jadi Leader dan Maknae Baru

"Kami melakukan bersih-bersih Pantai Kili-kili, karena banyak sampah dari sungai yang masuk ke laut. Sampah plastik ini membayakan kehidupan tukik penyu," sambung Gus Ipin.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved