Rumah Politik Jatim

Terkejut Hasil Survei Litbang Kompas, Guru Besar Sam Abede Pareno Yakin Masih Ada Media yang Netral

Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Dr Soetomo (Unitomo), Prof Sam Abede Pareno mengaku terkejut melihat hasil survei Litbang Kompas.

Terkejut Hasil Survei Litbang Kompas, Guru Besar Sam Abede Pareno Yakin Masih Ada Media yang Netral
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Sam Abede Pareno saat ditemui TribunJatim.com di Hall Room Bougenville Lantai 13, Gedung Bumi Mandiri, Jalan Basuki Rahmat No.129-137, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya, Sabtu (23/3/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Dr Soetomo (Unitomo), Prof Sam Abede Pareno mengaku terkejut melihat hasil survei Litbang Kompas Rabu (20/3/2019) kemarin.

Pasalnya, Paslon No 01 Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dalam selisih yang sangat tipis dibanding Paslon No 02 Prabowo-Sandi.

"Saya tidak tahu apa yang membuat Kompas mengeluarkan hasil riset survei yang berbeda dari hasil-hasil sebelumnya," katanya saat ditemui TribunJatim.com di Hall Room Bougenville Lantai 13, Gedung Bumi Mandiri, Jalan Basuki Rahmat No.129-137, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya, Sabtu (23/3/2019)

Bagi mantan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu, sejak awal ia memiliki asosiasi bahwa semua lansiran data survei Capres Pemilu 2019 kerap mengunggulkan Kubu Paslon No 01.

Margin Keunggulan Menipis Versi Survei Litbang Kompas, TKD Jatim Tetap Optimis Lihat Ekstrapolasi

Erick Thohir Optimistis Bisa Rebut 14 Persen Suara Belum Tentukan Pilihan dari Survei Litbang Kompas

"Kalau sebelumnya kita tahu Kompas selalu mengeluarkan hasil survei yang menunjukkan kalau Jokowi-Ma'ruf Amin selalu unggul. Tapi sekarang sudah tidak lagi secara mutlak dan ternyata hanya beda tipis," katanya.

Namun, hasil survei yang dilansir dalam Koran Kompas edisi Rabu (20/3/2019) kemarin, yang menyebut hanya selisih tipis antar kedua paslon, seakan membongkar semua anggapannya.

Jikalau benar hasil survei tersebut dibuat berdasarkan metode ilmiah yang terukur empiris dan sistematis, Sam yakin peluang Paslon No 02 Prabowo-Sandi untuk menang cukup besar.

"Ini yang perlu dipelajari kalau memang survei itu benar. Artinya kans kemenangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019 cukup signifikan," jelasnya.

Keragu-raguan atas hasil survei yang dilansir media online atau mainstream, diakui Sam masih melekat pada benak masyarakat.

Dugaan, media kerap tidak objektif dan netral dalam persoalan politik, diakui tak dapat dielakkan.

Kendati sedemikian pesimisnya masyarakat memandang media dalam kancah politik nasional.

Sam masih yakin, media seperti Kompas melalui lansiran data surveinya, merupakan petanda bahwa media masih ada itikad baik menyajikan informasi yang objektif dan tak dibuat-buat kepada masyarakat.

Banyak anggapan, media saat keluarkan hasil survei dianggap tak netral. Dan memang begitu seharusnya media massa Itu netral. Tapi Kompas sepertinya melalui hasil survei itu ingin berusaha seobjektif mungkin," tandas pria yang mengaku gemar membaca Harian Pagi Surya setiap hari itu.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved