Kasus Truk Muatan Limbah Puskesmas Alun-alun Gresik, Ini Penjelasan Dinas Kesehatan Gresik

Sebuah truk yang tertimpa beton tugu gang di Gresik menjadi sorotan akibat sopirnya yang tak mau menunjukkan surat jalan

Kasus Truk Muatan Limbah Puskesmas Alun-alun Gresik, Ini Penjelasan Dinas Kesehatan Gresik
SURYA/SUGIYONO
Truk box yang diduga muatan limbah Puskesmas Alun-alun Gresik tertimpa beton gapura gang jalan, Senin (1/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Sebuah truk yang tertimpa beton gapura di Gresik menjadi sorotan.

Bukan peristiwa tertimpa beton yang jadi masalahnya, truk box tersebut diduga berisi limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dari sebuah puskesmas.

Menanggapi hal ini, Dinas kesehatan Kabupaten Gresik menegaskan bahwa angkutan limbah dari Puskesmas Alun-alun Gresik mempunyai surat jalan.

Sebab selama ini puskesmas sudah bekerjasama dengan perusahaan pembuang limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

(Kasus OTT di BPPKAD Kabupaten Gresik, Mantan Pejabat dan Pegawai Diperiksa Kejaksaan)

(Memanfaatkan Limbah Bambu Bekas Menjadi Miniatur Kincir Air, Toha Bisa Meraup Omzet Jutaan Rupiah)

Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dr. Endang Puspitowati mengatakan bahwa bukti surat jalan dari Puskesmas Alun-alun itu ada.

Kepastian itu setelah koordinasi dengan anggota Dinas Kesehatan Gresik.

"Buktinya ada 146 Kg yang dikirim dari Puskesmas Alun-alun," kata dr Endang, Selasa (2/4/2019).

Lebih lanjut, dr Endang yang juga Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik mengatakan bahwa selama ini pembuangan limbah dari Puskesmas -puskesmas telah bekerjasama dengan PT Putra Restu Ibu Abadi (Pria).

"PT Pria sudah ada ijin dari Kemen Lingkungan Hidup (LH)," imbuhnya.

dr Endang mengatakan bahwa dari kerjasama dengan PT Pria itu, masing-masing puskesmas mempunyai tempat penampungan sementara (TPS).

(Bakal Bangun Tempat Pembuangan Limbah B3, Pemkab Sumenep Gelontorkan Dana Rp 2,8 M)

(Dialog dengan IMM, Khofifah Ajak Diskusi Masalah Industrialisasi dan Limbah)

Diketahui sebuah truk box bertuliskan PT Putra Restu Ibu Abadi (Pria) mengalami kecelakaan menabrak tugu gang saat akan keluar dari area Puskesmas Alun-alun Gresik, Jl Pahlawan.

Sopir truk Rudi Mustofa (43), warga Desa Tapen, Kecamatan Kudu, Kabupaten Mojokerto tidak bisa menunjukkan surat jalan, tapi hanya surat-surat kendaraan.

Reporter: Surya/Sugiyono

(Proyek Pengolahanan Limbah B3 Jawa Timur di Mojokerto Bakal Libatkan Inggris Sebagai Investor)

(Pembuangan Limbah B3 Ilegal di Markas Tentara di Jatim, Gubernur Khofifah : Itu Sudah Distop)

Penulis: Sugiyono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved