Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Politisi Golkar Ini Ingin Perbanyak Taman di Surabaya dan Sidoarjo, Begini Alasannya

Politisi Golkar Andi Budi Sulistijanto bertekad membangun taman warga di setiap kampung di Surabaya dan Sidoarjo.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Yoni Iskandar
bobby Koloway/surya
Politisi Golkar Andi Budi Sulistijanto bertekad membangun taman warga di setiap kampung di Surabaya dan Sidoarjo. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Politisi Golkar Andi Budi Sulistijanto bertekad membangun taman warga di setiap kampung di Surabaya dan Sidoarjo.

Hal tersebut menjadi bagian dari iktikad Calon Legislatif DPR RI Dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) ini untuk membantu kebutuhan masyarakat.

Meneguhkan komitmen tersebut, pihaknya telah membangun taman warga di kelurahan Patemon Kecamatan Sawahan Surabaya. Sebagai pilot project, Gus Andi, sapaannya membangun taman warga di RW 3 Patemon.

"Di RW 3 ada 8 RT, masing-masing RT dibuatkan taman dengan ciri khas sendiri-sendiri," ujarnya, Selasa (9/4/2019).

Politisi Partai Golkar kelahiran Surabaya ini menjelaskan, ada sekitar 25 jenis tanaman yang ditanam di taman warga, seperti sri rejeki, palem dan lainnya. Masing-masing RT tanamannya berbeda-beda.

"Nanti yang merawat warga setempat bergantian," ungkapnya kepada Tribunjatim.com.

Ternyata, Dua Perampok yang Alami Kecelakaan di Blitar, usai Merampas Uang Milik Pengusaha Jagung

Final Piala Presiden 2019 Persebaya Vs Arema FC, Milomir Seslija Ungkap Kunci Kebangkitan Arema FC

Polisi Temukan Fakta Baru Kasus Pembunuhan di Jembatan Gadang Kota Malang

Wakil Ketua Lakpesdam PBNU ini mengatakan, kehadiran taman warga memiliki banyak manfaat. Kampung menjadi lebih bersih dan asri serta nyaman dihuni.

"Ini sejalan dengan program pemkot, green and clean, membangun kampung yang bersih, asri, dan nyaman," katanya kepada Tribunjatim.com.

Wakil Ketua DPP Partai Golkar bidang keagamaan dan ormas agama ini menegaskan selain membuat kampung green and clean, keberadaan taman warga menjadi alat pemersatu diantara warga.

"Tanaman yang beragam menjadi simbol pemersatu diantara warga. Mereka guyub rukun meski berbeda-beda. Saling merawat tanaman secara bersama-sama," ungkap Gus Andi. (bob/TribunJatim.com).

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved