Desa Sedenganmijen Sidoarjo Gelar Ruwat Desa Dengan Membuat Tumpeng Tempe 12 Meter

Masyarakat Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian hadirkan tumpeng tempe raksasa, Jumat (12/4/2019) di tengah lapangan desa.

Desa Sedenganmijen Sidoarjo Gelar Ruwat Desa Dengan Membuat Tumpeng Tempe 12 Meter
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Tumpeng Tempe Raksasa 12 Meter Yang Diletakkan Di Lapangan Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jumat (12/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Masyarakat Desa Sedenganmijen, Kecamatan Krian hadirkan tumpeng tempe raksasa, Jumat (12/4/2019) di tengah lapangan desa.

Nantinya, para warga dapat memperebutkan tumpeng tempe.

Kepala Desa Sedenganmijen, M. Hasanuddin mengatakan tempe raksasa tersebut dibuat untuk mengangkat pamor para pengrajin tempe di desa tersebut.

"Karena di sini mayoritas warganya merupakan pengrajin tempe. Dan ada sekitar 55 pengrajin tempe di Desa Sedenganmijen ini sendiri," jelasnya kepada TribunJatim.com.

(Diguyur Hujan Deras, Jalan Sedati - Wadung Asri Sidoarjo Banjir sampai Banyak Motor Mogok)

(Perajin Tempe Tradisional di Desa Panarukan Malang Terancam Punah, Tak Diminati Generasi Muda)

Ia mengatakan tumpeng tempe memiliki ketinggian 12 meter. Dan memiliki diameter 6 meter.

"Tumpeng tempe ini sendiri juga membutuhkan bahan baku kedelai sebanyak satu ton. Hebatnya lagi, tempe tersebut murni merupakan hasil dari para pengrajin tempe di Desa Sedenganmijen," jelasnya.

Dirinya mengatakan tumpeng tempe ini merupakan hasil karya yang kedua.

"Tahun lalu sebenarnya sudah pernah dibikin. Tapi kurang sempurna. Dan ini bisa dibilang penyempurnaannya," tambahnya.

Ia berharap dengan adanya acara tumpeng tempe raksasa ini bisa membuat desa Sedenganmijen masuk sebagai desa wisata.

(Produk Tempe Malang Berpeluang Tembus Pasar Dunia)

(Tim Mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura Cetuskan Inovasi Brownies Tempe)

"Karena tiap tahunnya saat acara ruwat desa pasti selalu membuat tumpeng tempe raksasa dan selalu berlangsung meriah. Dan alhamdulillah kegiatan ini juga sepenuhnya didukung oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar, Djoko Supriyadi mengatakan sangat mengapresiasi atas ruwat Desa Sedenganmijen yang membuat tumpeng tempe raksasa.

"Menurut saya hal ini merupakan satu satunya di Kabupaten Sidoarjo bahkan mungkin di Provinsi Jawa Timur. Sehingga kita akan terus mempromosikan acara ruwat desa dan tumpeng tempe raksasa ini ke berbagai daerah," tandasnya

Caption Foto : 

Attachments area

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved